Ikuti Try Out Online UTBK Pada 12 - 15 Oktober 2020

Sebagai orang tua, tentu saja kita mengharapkan anak kita memiliki masa depan yang cerah, yang jauh lebih baik dari kehidupan yang kita miliki. Masa yang dianggap paling penting untuk menentukan masa depan anak kita tersebut adalah saat mereka lulus Sekolah Menengah Atas atau sederajat dan hendak melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Pada masa ini, biasanya anak mengalami kesulitan memilih jurusan atau program studi yang hendak mereka ambil. Masalah ini timbul terutama karena minimnya pengetahuan mereka mengenai jurusan atau program studi yang tersedia di berbagai perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta. Bahkan kemungkinan besar anak kita baru mengetahui sebagian besar jurusan atau program studi yang tersedia saat anak kita membaca brosur atau mengecek laman web beberapa perguruan tinggi yang mereka incar.

Di sinilah peran kita sebagai orang tua sangat dibutuhkan untuk membantu memilih jurusan atau program studi yang sesuai dengan anak kita. Tapi perlu diingat, saat kita melakukan peran tersebut, tugas kita adalah sebagai fasilitator dan teman diskusi yang menyenangkan dalam memilih jurusan atau program studi bagi anak kita, bukan sebagai penentu keputusan. Kita tidak perlu memaksakan keinginan kita saat membantu anak memilih jurusan atau program studi yang akan diambil. Bila kita memaksa anak kita memilih jurusan yang menurut kita bagus, tapi anak kita tidak menyukai jurusan atau program studi tersebut, yang ada kelak anak kita akan menjalani masa kuliahnya dengan perasaan terbebani, tidak bahagia, dan tidak memiliki motivasi yang kuat untuk memiliki nilai akademik yang bagus. Bila hal ini sampai terjadi, berbagai kerugian akan dialami oleh kita dan anak kita. Konflik antara orang tua dan anak akan sering terjadi dan masa depan anak kita yang tadinya kita bayangkan indah, akhirnya jadi berantakan.

Tugas kita adalah sebagai fasilitator dan teman diskusi yang menyenangkan dalam memilih jurusan atau program studi bagi anak kita, bukan sebagai penentu keputusan.

Nah, kali ini Pahamify mau membahas beberapa cara yang dapat Bapak dan Ibu terapkan saat membantu dan membimbing anak memilih jurusan atau program studi yang tepat untuk anak Bapak dan Ibu. Kita bahas satu-persatu, ya, Bapak dan Ibu.

Amati Minat dan Bakat Anak

Hal pertama yang harus kita lakukan adalah mengamati minat dan bakat anak kita. Dengan demikian, kita bisa mengenali potensi yang dimiliki anak dan menyarankannya memilih jurusan atau program studi yang sesuai dengan minat dan bakat anak kita. Cara paling mudah untuk mengenali minat dan bakat anak kita adalah dengan memperhatikan hobi mereka, topik apa saja yang membuat mereka antusias dalam membahas atau mempelajarinya, ekskul apa saja yang mereka ikuti selama bersekolah, atau buku-buku apa saja yang selama ini mereka baca. Selain itu, kita juga perlu mengamati seberapa serius dan konsistennya mereka dalam menekuni minat dan bakat mereka tersebut.

Setelah mengamati minat dan bakat anak kita, kita bisa memulai peran kita sebagai teman diskusi yang menyenangkan mengenai jurusan atau program studi yang cocok untuk anak kita. Kita bisa memulai dengan membuka diskusi mengenai minat dan bakat mereka serta keinginan atau cita-cita mereka kelak ingin berkecimpung di bidang apa. Dengan begitu, kita bisa membantu mereka mencari informasi mengenai jurusan atau program studi apa saja yang sekiranya cocok dengan kepribadian serta minat dan bakat anak kita.

Setelah itu, kita juga bisa meminta bantuan guru dan konselor (guru Bimbingan Konseling) di sekolah anak kita untuk mendiskusikan jurusan atau program studi apa saja yang cocok untuk anak kita. Guru berperan untuk memberi masukan tambahan mengenai jurusan yang cocok dengan anak kita sesuai dengan kemampuannya selama belajar di sekolah, sementara guru BK berperan untuk memberikan gambaran mengenai dunia kuliah dan gambaran mengenai karir ke depannya setelah anak lulus kuliah. Dengan bantuan mereka, anak kita dapat mengembangkan kerangka berpikir mereka mengenai jurusan atau program studi yang akan mereka pilih secara lebih luas dan lengkap.

Jadilah Fasilitator Untuk Anak Kita

Setelah mengetahui minat dan bakat anak kita serta mendiskusikan jurusan atau program studi apa saja yang sekiranya cocok untuk mereka, kita harus menjadi fasilitator bagi mereka. Kita bantu anak kita mencari perguruan tinggi yang memiliki jurusan yang anak kita inginkan. Ini penting untuk dilakukan karena setiap perguruan tinggi memiliki beberapa fakultas unggulannya masing-masing. Jika kita dan anak kita sudah menentukan jurusan yang akan diambil, kita tinggal mengecek beberapa perguruan tinggi yang memiliki fakultas unggulan yang sesuai dengan jurusan yang ingin diambil anak kita. Jangan lupa juga mengecek sarana dan prasarana perkuliahan fakultas yang akan menjadi pilihan kita dan anak kita. Dalam menilai kualitas jurusan sebuah fakultas perguruan tinggi, kita dapat mengacu pada akreditasi jurusan tersebut, yang biasanya tercantum dalam laman web perguruan tinggi terkait. Bapak ibu juga dapat mengakses fitur Persiapan Kuliah di Aplikasi Pahamify untuk mencari tahu dan membandingkan jurusan pada universitas. Setelah membuat daftar perguruan tinggi yang telah disepakati oleh kita dan anak kita bagus, kita dapat mulai mendiskusikan perguruan tinggi mana yang lebih cocok dengan anak kita.

Hal penting lainnya saat kita mendiskusikan jurusan serta perguruan tinggi yang akan diambil oleh anak adalah mengemukakan batas kemampuan finansial kita kepada anak kita

Hal penting lainnya saat kita mendiskusikan jurusan serta perguruan tinggi yang akan diambil oleh anak adalah mengemukakan batas kemampuan finansial kita kepada anak kita. Dengan mendiskusikan hal ini, anak kita juga dapat menyesuaikan minatnya dalam memilih jurusan dan perguruan tinggi dengan kemampuan finansial kita. Ini harus dilakukan agar kuliah anak kita aman sampai mereka lulus kuliah, tidak terhenti di tengah jalan karena kita kehabisan dana untuk membiayai kuliah anak kita.

(Baca juga: Mengenal Fitur Pahamify: Persiapan Kuliah)

Ajarkan Anak Untuk Bertanggung Jawab Atas Pilihannya

Setelah menentukan jurusan dan perguruan tinggi yang akan diambil oleh anak kita, kita perlu mengajarkan mereka untuk bertanggung jawab atas pilihan mereka tersebut. Tentu saja hal ini tidak dapat dilakukan oleh anak kita bila kita selalu khawatir anak kita kenapa-kenapa atau gagal saat menjalani masa kuliah mereka. Kita harus ingat bahwa anak kita sudah memasuki masa dewasa awal, sehingga kita harus memberikan mereka kepercayaan dan kebebasan yang mereka butuhkan untuk mengeksplorasi kemampuan diri dan kehidupan mereka sendiri. Dengan demikian, anak kita akan lebih mandiri dalam mengambil keputusan-keputusan dalam hidup mereka tanpa harus meminta kita menentukan pilihan apa yang harus mereka ambil. Mereka juga akan lebih berhati-hati dan lebih dewasa dalam mengambil setiap keputusan yang mereka ambil karena merasa merasa bertanggung jawab atas kepercayaan yang telah kita berikan kepada mereka.

Sembari memberikan kebebasan dan mengajari anak kita rasa tanggung jawab, kita juga tetap harus membangun komunikasi yang baik dengan mereka, apalagi kalau anak kita kuliah di luar kota atau di luar negeri. Dengan komunikasi yang terjaga, Bapak dan Ibu bisa tetap mengingatkan anak kita untuk menjalani masa kuliah mereka sebaik-baiknya, mengetahui apabila mereka membutuhkan bantuan saat mengalami kesulitan dengan kuliah mereka, dan terus menyemangati mereka untuk mengembangkan diri agar kelak mereka menjadi orang sukses, dengan jalan yang mereka pilih. 

Selain itu, kita juga harus memiliki pikiran yang terbuka dan berbesar hati bila kelak anak kita tidak bekerja sesuai dengan latar belakang jurusan atau program studi mereka—karena saat ini pun ada banyak orang yang bekerja di bidang yang tidak sesuai dengan latar belakang jurusan atau program studi mereka.. Bapak dan Ibu harus tetap memberikan anak kita dukungan untuk memilih pekerjaan yang mereka rasa lebih cocok dan lebih baik untuk mereka. Karena pada dasarnya manusia senantiasa berproses sepanjang hidupnya, oleh karena itu kita harus memberikan kebebasan bagi anak kita untuk berkembang dan bertanggung jawab atas pilihan hidup mereka sendiri.


Demikianlah tips yang dapat Pahamify berikan untuk Bapak dan Ibu dalam membimbing anak memilih jurusan kuliah yang tepat. Semua tips tersebut akan lebih baik dilakukan oleh Bapak dan Ibu sejak anak memasuki Sekolah Menengah Atas atau sederajat, sehingga anak dapat mengenali jurusan atau program studi yang mereka minati sejak awal. Nah, Pahamify punya memiliki fitur yang dapat membantu Bapak dan Ibu mengetahui minat dan bakat anak, loh.

Dengan mengunduh aplikasi Pahamify, Bapak dan Ibu dapat menggunakan fitur minat dan bakat yang dapat membantu anak menemukan potensi, minat, dan bakatnya, sehingga dapat memberikan pilihan jurusan dan perguruan tinggi yang cocok bagi anak Bapak dan Ibu. Fitur Minat dan Bakat ini menjadi salah satu fitur unggulan dan menarik yang akan melengkapi proses belajar anak, disamping fitur-fitur belajarnya yang sudah sangat lengkap.

(Baca juga: Ada apa aja sih di aplikasi Pahamify?)

Jadi tunggu apalagi? Buruan unduh aplikasi Pahamify dan temukan minat dan bakat anak Bapak dan Ibu!

Penulis: Salman Hakim Darwadi


Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tonton video belajar yang asyik, latihan soal, dan dapatkan motivasi dan tips belajar langsung dari smartphone kamu dengan aplikasi belajar online Pahamify.

© 2020 Pahamify. All rights reserved.

Home

Pembelian

Blog