Pahamifren, sudah baca artikel tentang tipe soal TPS UTBK 2021, ini kan? Dari artikel tersebut, kamu pasti sudah tahu kalau ada 4 subtes soal yang akan diujikan dalam TPS UTBK SBMPTN 2021 nanti. Satu di antara subtes tersebut adalah soal TPS UTBK Penalaran Umum.

Kali ini, Mipi mau membagikan latihan soal TPS UTBK Penalaran Umum lengkap dengan pembahasannya. Mipi juga akan mengulas materi tes skolastik Penalaran Umum, beserta hal-hal yang harus kamu persiapkan untuk menghadapi subtes ini. Jadi, simak pembahasannya sampai selesai ya, biar persiapan UTBK kamu semakin matang.

Materi Soal TPS UTBK Penalaran Umum

Materi UTBK Tes Potensi Skolastik Penalaran Umum merupakan jenis soal yang ditampilkan melalui teks atau paragraf bacaan. Beberapa soal yang muncul terkadang juga memunculkan grafik, tabel, maupun kurva. Secara keseluruhan, materi-materi yang diujikan bisa berkaitan dengan Logika Analitik, Aritmetika, Sebab-Akibat, Pola Bilangan. dan Pola Gambar.

UTBK SBMPTN 2021 sudah makin dekat. Maksimalkan persiapanmu dengan latihan soal TPS UTBK Penalaran Umum.

Untuk mengerjakan soal TPS UTBK Penalaran Umum, kamu bukan hanya perlu membaca teks, namun juga dituntut untuk memahami informasi yang disampaikan.

Adanya materi Penalaran Umum dalam tes skolastik ini bertujuan mengukur kemampuan penalaran dan kecakapan kamu dalam menggunakan informasi yang relevan untuk memecahkan masalah secara logis. Jadi, kemampuan penalaran kamu sangat dibutuhkan untuk menyelesaikan soal TPS UTBK ini, Pahamifren.

Latihan Soal dan Pembahasannya

Daripada penasaran seperti apa materi Penalaran Umum, yuk kita coba kerjakan saja contoh soal TPS UTBK Penalaran Umum di bawah ini! Jangan khawatir, soal-soal ini sudah dilengkapi dengan pembahasannya, kok. Jadi, kamu bisa menggunakannya sebagai bahan belajar persiapan UTBK atau mendiskusikannya bersama teman-teman kamu.

Contoh Soal Penalaran Umum Pernyataan dalam Teks

Teks berikut ini digunakan untuk menjawab soal 1 sampai 3.

Kopi adalah jenis minuman yang penting bagi sebagian besar masyarakat di seluruh dunia. Kopi yang dijual biasanya adalah kombinasi dari biji yang dipanggang dari dua varietas pohon kopi, arabika dan robusta. 

Biji arabika, lebih mahal di pasar dunia karena memiliki rasa yang lebih ringan dan memiliki kandungan kafein 70% lebih rendah dibandingkan dengan biji robusta. Negara-negara yang mendominasi produksi kopi dunia berada di wilayah Amerika Selatan, Afrika, dan Asia Tenggara.  Indonesia adalah salah satu negara produsen dan eksportir kopi paling besar di dunia. 

Kopi adalah penghasil devisa terbesar keempat untuk Indonesia setelah minyak sawit, karet, dan kakao. Pada saat ini, perkebunan kopi Indonesia mencakup total wilayah kira-kira 1,24 juta hektar, 933 hektar perkebunan robusta dan 307 hektar perkebunan arabika. Indonesia juga memproduksi beberapa kopi spesial. 

Yang paling terkenal di antara kopi-kopi spesial ini adalah kopi luwak, kopi toraja, kopi gayo, dan kopi mandailing. Ekspor kopi olahan hanyalah bagian kecil dari total ekspor kopi Indonesia. Berlawanan dengan pesaing seperti Vietnam, Indonesia tidak memiliki perkebunan kopi yang besar dan oleh karena itu menemukan lebih banyak kesulitan untuk menjaga volume produksi dan kualitas yang stabil, sehingga daya saing kopi Indonesia di pasar internasional kurang kuat.

Pahami dan  Boleh Dicoba, 7 Tips Mudah Menjawab Soal Tryout UTBK

Total ekspor kopi delapan tahun terakhir cenderung mengalami fluktuasi. Pada tahun 2010 total volume ekspor mencapai 433,6 ribu ton meningkat menjadi 467,8 ribu ton pada tahun 2017. Menurut data dari Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia (AEKI), para petani Indonesia bersama dengan kementerian-kementerian terkait berencana untuk memperluas perkebunan-perkebunan kopi Indonesia, sambil meremajakan perkebunan-perkebunan lama melalui program intensifikasi. 

Dengan meningkatkan luas perkebunan, produksi kopi Indonesia dalam 10 tahun ke depan ditargetkan untuk mencapai antara 900 ribu ton sampai 1,2 juta ton per tahun. Produksi kopi Indonesia sebagian besar diekspor ke mancanegara dan sisanya dipasarkan di dalam negeri. Ekspor Kopi alam Indonesia menjangkau lima benua yaitu Asia, Afrika, Australia, Amerika, dan Eropa dengan pangsa utama di Eropa.

Soal 1

Berdasarkan paragraf 1, biji arabika lebih mahal di pasar dunia dibandingkan dengan biji robusta, perbedaan kedua varietas ini terutama terletak pada …

A. Rasa dan tingkat kafein

B. Rasa

C. Proses pengolahan 

D. Wilayah budidaya 

E. Varietas pohon 

Pembahasan:

Biji arabika, lebih mahal di pasar dunia karena memiliki rasa yang lebih ringan dan memiliki kandungan kafein 70% lebih rendah dibandingkan dengan biji robusta. 

Jawaban yang benar adalah A.

Soal 2

Berdasarkan paragraf ke-2, manakah pernyataan di bawah ini yang tidak benar?

A. Minyak sawit, karet, dan kakao merupakan komoditas yang menghasilkan devisa lebih besar dibanding kopi

B. Perkebunan kopi yang relatif kecil menjadi penyebab daya saing kopi Indonesia di pasar internasional kurang kuat.

C. Sebagian besar hasil produksi biji kopi Indonesia adalah varietas robusta

D. Vietnam memiliki perkebunan kopi yang lebih besar dibandingkan Indonesia

E. Vietnam adalah salah satu negara produsen dan eksportir kopi paling besar di dunia setelah Indonesia.

Pembahasan:

Berlawanan dengan pesaing seperti Vietnam, Indonesia tidak memiliki perkebunan kopi yang besar dan oleh karena itu menemukan lebih banyak kesulitan untuk menjaga volume produksi dan kualitas yang stabil, sehingga daya saing kopi Indonesia di pasar internasional kurang kuat.

Kata berlawanan menunjukkan keadaan yang berbeda, sehingga dapat disimpulkan bahwa volume produksi dan kualitas kopi Vietnam lebih besar dan stabil dibandingkan Indonesia.

Jadi jawaban yang benar adalah E.

Soal 3

Manakah di bawah ini yang bukan merupakan negara pendominasi produksi kopi di dunia ?

A. Amerika Selatan, Afrika, dan Indonesia

B. Vietnam, Afrika, dan Asia Kolumbia

Pahami dan  Dijamin Ampuh, Ini 7 Strategi Jawab Cepat Soal UTBK

C. Brasil, Indonesia, dan Ethiopia

D. Indonesia, Kolumbia, dan Ethiopia

E. Vietnam, Jerman, Indonesia

Pembahasan:

Dari teks di atas dijelaskan, negara-negara yang mendominasi produksi kopi dunia berada di wilayah Amerika Selatan, Afrika, dan Asia Tenggara. Jerman merupakan negara bagian Eropa Barat. Jadi, Jerman tidak termasuk negara pendominasi produksi kopi di dunia.

Jawaban yang benar adalah E.

Contoh Soal Penalaran Umum Kuantitatif

Soal 4

Waktu di Jakarta lebih cepat 6 jam dari kota Edinburgh. Yoga berangkat dari Jakarta menuju Edinburgh pada pukul 9 pagi, hari sabtu dan tiba 18 jam kemudian. Pada hari dan pukul berapakah pesawat tersebut tiba di kota Edinburgh?

A. 03.00 hari Minggu

B. 21.00 hari Sabtu

C. 21.00 hari Minggu

D. 06.00 hari Sabtu

E. 18.00 hari Minggu

Pembahasan:

Waktu di Jakarta = waktu di Edinburgh + 6. Waktu Yoga berangkat = pukul 9 pagi. Waktu tempuh perjalanan = 18 jam. Pukul berapa pesawat tiba di Edinburgh?

Pertama-tama kita cari waktu di Edinburgh saat pukul 9 pagi di Jakarta. Waktu Edinburgh saat itu adalah 9-6 = pukul 3 pagi. Waktu pesawat tiba = Waktu Edinburgh pesawat berangkat + Waktu tempuh.

Jadi, waktu pesawat tiba = 03.00 + 18 jam

Waktu pesawat tiba = 21.00

Maka Yoga akan tiba pukul 9 malam waktu Edinburgh di hari sabtu.

Jawaban yang paling tepat adalah B.

Mengerjakan soal TPS UTBK Penalaran Umum memerlukan kecermatan dan kejelian. Pahami taks dan hitungan agar dapat mengerjakannya.

Soal 5

Loki baru saja mendapatkan hasil dari Ujian Akhir Semester (UAS), yang terdiri dari: Matematika, Sejarah, Ekonomi, Sosiologi, Bahasa Inggris, dan Bahasa Indonesia. Nilai yang diperoleh Loki adalah sebagai berikut:

1. Nilai tertinggi diperoleh pada pelajaran Matematika.

2. Nilai sejarah berada diantara nilai Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.

3. Nilai ekonomi lebih tinggi dari nilai Bahasa Indonesia dan tidak lebih tinggi dari nilai Sosiologi.

4. Nilai bahasa Indonesia bukan nilai paling rendah.

Pernyataan yang tidak benar adalah …

A. Nilai terendah diperoleh dalam mata pelajaran Bahasa Inggris

B. Nilai Bahasa Indonesia ada di antara nilai Sejarah dan Ekonomi

C. Rata-rata nilai Bahasa (Inggris dan Indonesia) lebih rendah dari rata-rata nilai Sosial (Sejarah, Ekonomi, dan Sosiologi)

D. Nilai Bahasa Indonesia lebih rendah dari nilai Sejarah

E. Nilai Sejarah lebih rendah kedua

Pembahasan:

Di soal terdapat informasi-informasi berikut:

1. Nilai tertinggi adalah Matematika. Maka, urutan nilai bisa kita buat dari rendah ke tinggi (…, …, …, …, …, Matematika).

2. Nilai Sejarah ada di antara nilai Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. (Bahasa…, Sejarah, Bahasa…).

3. Nilai Ekonomi lebih tinggi dari nilai Bahasa Indonesia dan tidak lebih tinggi dari nilai Sosiologi (Bahasa Indonesia, Ekonomi, Sosiologi).

4. Nilai Bahasa Indonesia bukan nilai yang paling rendah.

Dari deret tersebut, kita bisa mengambil hasil urutan nilai dari rendah ke tinggi sebagai berikut: Bahasa Inggris, Sejarah, Bahasa Indonesia, Ekonomi, Sosiologi, Matematika. Maka, pernyataan yang tidak benar adalah nilai Bahasa Indonesia lebih rendah dari nilai Sejarah.

Pahami dan  Ini Dia, 6 Jenis Sertifikat Yang Bisa Kamu Gunakan Mendaftar SNMPTN

Jawaban paling tepat D.

Hal yang Harus Dipersiapkan Menghadapi TPS UTBK Penalaran Umum

Berdasarkan latihan soal di atas, ada dua hal yang perlu kamu persiapkan untuk menghadapi soal TPS UTBK Penalaran Umum, terutama dalam soal teks bacaan dan kuantitatif. Dua hal tersebut meliputi:

Latih Kecermatan Membaca Teks dan Soal

Seperti yang kamu tahu, teks yang diberikan pada subtes ini biasanya panjang dan mengandung angka. Maka dari itu, kamu harus cermat dan jeli dalam menganalisa informasi. Kamu tidak perlu membaca seluruh teks yang diberikan. Cukup fokus pada hal yang ditanyakan saja.

Tips mengerjakan soal TPS Penalaran umum yaitu baca pertanyaan terlebih dahulu, cari kata kunci dalam setiap jawaban, lalu cocokkan dengan pernyataan yang ada di teks bacaan. Jangan lupa untuk selalu mengasah kemampuan bernalar kamu agar lebih mudah memahami maksud teks bacaan.

Belajar Berhitung Kreatif

Cara mengerjakan soal penalaran kuantitatif tidak menuntut kamu untuk menggunakan rumus. Yang terpenting, kamu paham konsep soalnya. Kamu bisa menggunakan kreativitasmu untuk menemukan cara berhitung kreatif. Misalnya, hitungan 16 x 25.

Tanpa menggunakan cara mengalikan yang umumnya digunakan, kamu bisa membuat 25 menjadi 100/4, lalu kamu bisa mencoret angka 16 dan 4, sama-sama kamu bagi 4. Jadi, hasilnya tinggal 4×100. Langsung dapat deh hasilnya 400.

Tips mengerjakan soal TPS seperti ini bisa membantumu menemukan jawaban secara cepat sehingga waktu ujian jauh lebih efektif. Untuk menemukan cara-cara berhitung kreatif ini, kamu harus sering-sering mengasah kemampuan analitik kamu lewat latihan soal UTBK, ya.

Nah, itu dia ulasan materi UTBK TPS Penalaran Umum, sekaligus latihan soal TPS dan pembahasannya. Semoga informasi di atas bisa bermanfaat untuk persiapan UTBK SBMPTN 2021 nanti, ya.

Buat kamu yang mau mencoba latihan soal UTBK lainnya, kamu bisa mencobanya lewat fitur Try Out Online Pahamify. Ada ratusan latihan soal UTBK ter-update, lengkap dengan video pembahasan yang menarik. Cek informasi lengkapnya di link Pahamify Try Out ini ya.

Kamu juga bisa mengikuti tantangan 1 Hari 1 Soal dari Pahamify agar persiapanmu semakin matang. Ada hadiah menarik yang bisa kamu peroleh kalau berhasil melakukan tantangannya, lho.

Tunggu apalagi, yuk download aplikasi belajar online Pahamify sekarang, dan manfaatkan fitur-fitur serunya sebagai persiapan #TaklukkanUTBK. Lihat juga informasi promo menarik lainnya di lik https://pahamify.com/promo/ ini.

Penulis: Fitri Dewanty – SEO Content Writer Pahamify

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

download-hero-image

Mobile Version

Desktop Beta Version