Pahamifren, tahukah kamu di masa pandemi seperti sekarang ini masalah ketenagakerjaan sedang menjadi sorotan utama di Indonesia. Pemerintah kita juga punya undang-undang khusus yang mengatur ketenagakerjaan. Nah, kali ini, Mipi mau mengajak kamu untuk membahas materi tentang ketenagakerjaan. Baca artikel ini sampai selesai ya!
Berbicara tentang ketenagakerjaan tentunya sangat erat kaitanya dengan sumber daya manusia. Karena, SDM sebagai tenaga kerja menjadi faktor utama yang membuat sistem ketenagakerjaan berjalan baik.
Menurut Undang-Undang nomor 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan menyatakan, definisi tenaga kerja adalah setiap orang yang mampu melakukan pekerjaan guna menghasilkan barang atau jasa baik untuk memenuhi kebutuhan sendiri maupun untuk masyarakat. Sedangkan Ketenagakerjaan adalah segala hal yang berhubungan dengan tenaga kerja pada waktu sebelum, selama dan sesudah masa kerja.
Dalam definisi ketenagakerjaan, yang dimaksud dengan tenaga kerja sebelum masa kerja antara lain pemagangan dan pengumuman lowongan kerja. Tenaga kerja selama masa kerja antara lain perlindungan kerja, upah atau gaji, jaminan sosial dan kesehatan, jaminan keselamatan kerja serta pengawasan kerja. Tenaga kerja sesudah masa kerja antara lain pesangon dan pensiun atau Jaminan Hari Tua.
Tenaga kerja merupakan bagian penting dalam pembahasan ketenagakerjaan karena tenaga kerja ini adalah salah satu komponen penggerak ekonomi yang paling berpengaruh terhadap proses produksi. Tanpa tenaga kerja, faktor produksi alam dan modal tidak dapat digunakan secara optimal.
Pada materi tentang ketenagakerjaan Ekonomi Kelas 11 ini, tenaga kerja itu sendiri digolongkan ke dalam beberapa jenis. Adapun jenis-jenis tenaga kerja adalah sebagai berikut:
Tenaga Kerja Jasmani
Tenaga kerja yang kegiatanya lebih banyak mengandalkan tenaga fisik dalam melaksanakan proses produksi, diantaranya adalah sopir dan montir
Tenaga Kerja Rohani
Tenaga kerja yang melakukan pekerjaannya lebih banyak menggunakan proses pemikiran, gagasan atau ide yang bersifat produktif, seperti manajer, direktur, dan konsultan.
Tenaga kerja terdidik atau skilled labour
Tenaga kerja yang memerlukan keahlian atau kemahiran pada suatu bidang melalui sekolah atau pendidikan. Misalnya dokter, hakim, pengacara, guru, akuntan, notaris, insinyur, dosen atau polisi.
Tenaga kerja terlatih atau trained labour
Tenaga kerja yang memerlukan latihan dan pengalaman kerja. Misalnya, tukang masak atau koki, supir, pelayan toko, montir, penjahit dan pelukis.
Tenaga kerja tidak terdidik dan tidak terlatih atau unskilled labour and untrained labour
Tenaga kerja yang tidak memerlukan pendidikan dan latihan sebelumnya, hanya mengandalkan tenaga saja. Misalnya, pesuruh, kuli bangunan, buruh gendong, pembantu rumah tangga, tukang becak, dan penyapu jalan.
Tenaga kerja langsung
Tenaga kerja di pabrik yang secara langsung terlibat pada proses produksi dan biayanya dikenakan pada biaya produksi atau pada barang yang dihasilkan. Misalnya karyawan bagian produksi.
Tenaga kerja tidak langsung
Tenaga kerja di pabrik yang tidak terlibat secara langsung pada proses produksi dan biayanya di kaitkan pada biaya operasional pabrik. Misalnya tenaga kerja bagian penjualan, marketing dan periklanan.
Kamu tentu setuju, jika Indonesia memiliki sumber daya alam dan sumber daya manusia yang melimpah dan berkualitas. Seharusnya dengan kekayaan Sumber Daya Alam dan Sumber Daya Manusia yang dimiliki, Indonesia dapat meningkatkan taraf hidup masyarakatnya.
Namun, hingga hari ini, masih saja terjadi masalah ketenagakerjaan di negeri kita tercinta ini. Masalah ketenagakerjaan dalam pembangunan ekonomi memang sangat kompleks. Beberapa masalah yang sering terjadi antara lain:
Pengangguran di Indonesia merupakan masalah yang besar, bahkan tinggi rendahnya pengangguran suatu negara dapat dijadikan tolak ukur kemakmuran suatu bangsa. Angka pengangguran di Indonesia sendiri masih relatif tinggi, sementara daya saing atau produktifitas tenaga kerja juga masih rendah.
Data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukan pada Februari 2021 terdapat 19,1 juta jiwa tenaga kerja terdampak pandemi sehingga pengangguran semakin meningkat. Persoalan tersebut ditambah pula dengan adanya pertumbuhan angkatan kerja baru yang cenderung terus meningkat serta minimnya usia angkatan kerja yang siap pakai. Terlebih tantangan menjadi semakin berat dengan perkembangan revolusi industri dan teknologi digital yang semakin cepat.
Indonesia merupakan salah satu negara dengan jumlah penduduk terbesar di dunia. Makin tinggi jumlah penduduk semakin tinggi pula angkatan kerjanya, jika tidak diimbangi dengan lapangan kerja yang memadai maka pengangguran akan bertambah sehingga tingkat kesejahteraan menurun.
Selain itu, kelebihan tenaga kerja dapat menyebabkan pasar kerja kurang berkualitas. Sehingga, produktivitas tenaga kerja menjadi rendah. Dalam kurun waktu 5 tahun terakhir ini, Indonesia mengalami peningkatan dalam hal pertumbuhan lapangan kerja, namun tetap saja pencari kerjanya lebih banyak sehingga masih menjadi masalah yang terus diperhatikan pemerintah.
Salah satu faktor yang menyebabkan rendahnya mutu tenaga kerja di Indonesia adalah tingkat pendidikan. Tingkat pendidikan yang rendah, berdampak pada keterampilan yang tidak sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan perusahaan. Faktor ini sangat berpengaruh pada rendahnya penyerapan tenaga kerja di Indonesia.
Selain itu, rendahnya tingkat pendidikan juga menyebabkan tenaga kerja di Indonesia minim akan pengetahuan dan penguasaan teknologi. Sebaliknya, tenaga kerja yang berpendidikan tinggi dan mempunyai banyak keterampilan dapat mengerjakan lebih banyak pekerjaan, dan memiliki peluang untuk berwirausaha atau menciptakan lapangan kerja sendiri.
Sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki kurang lebih + 17.000 pulau dengan kepadatan penduduk yang tidak merata. Sekitar 60% penduduk terpusat di pulau Jawa, hal ini menyebabkan persebaran tenaga kerja yang tidak merata karena angkatan tenaga kerja lebih terfokus di pulau Jawa.
Sedangkan daerah lain yang wilayahnya lebih luas masih ada yang kekurangan tenaga kerja. Terlebih mereka yang memiliki latar belakang pendidikan tinggi lebih terfokus pada daerah dengan kepadatan tinggi. Jadi ada ketidakseimbangan antara daerah satu dengan daerah lainnya dalam hal penyebaran angkatan kerja.
Perlindungan kesejahteraan tenaga kerja di Indonesia masih belum maksimal. Hal ini dapat dilihat dari standar upah yang belum memenuhi kebutuhan masyarakat, selain itu kondisi tempat kerja yang buruk dan ketidakadilan dalam dunia kerja masih dirasakan oleh sebagian tenaga kerja.
Hal ini akan menyebabkan kesejahteraan dan motivasi tenaga kerja akan menurun. Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kesejahteraan tenaga kerja adalah tingkat ekonomi masyarakat, stabilitas politik serta iklim investasi.
Dari ulasan materi tentang ketenagakerjaan di atas, kamu tentu menjadi lebih paham, betapa permasalahan ketenagakerjaan dalam pembangunan ekonomi menjadi perhatian penting bagi pemerintah. Maka dari itu, ada beberapa upaya yang harus dilakukan untuk mengatasinya, antara lain:
Nah, itu dia pembahasan materi tentang Ketenagakerjaan Ekonomi Kelas 11. Semoga bisa menjadi referensi belajarmu ya. Buat kamu yang inign mendapatkan akses materi pelajaran SMA menarik lainnya, kamu bisa mengunduh bimbingan belajar online Pahamify di link ini ya.
Khusus buat kamu yang ingin mempersiapkan diri menghadapi UTBK SBMPTN tahun depan, kamu bisa mulai latihan soal dan mengikuti simulasinya di fitur Try Out UTBK Pahamify di sini ya.
Jangan lupa, cek juga informasi promo paket belajar online dari Pahamify di sini https://pahamify.com/paket-belajar/
Penulis: Alya Rizkia Zahra
https://youtu.be/MVsI9FBvRcw 8 Mei 2023. adalah hari ke 128 di tahun 2023. Diumumkan sebagai jadwal tentatif UTBK untuk seleksi masuk PTN.…
Kegiatan akademik tahun ajaran 2022/2023 baru saja dimulai, tapi Pahamifren merasa kok temen-temennya sudah pada ambis buat SNMPTN?! Atau jangan-jangan…
Pahamifren sudah ada yang masuk kembali ke sekolah? Bagaimana rasanya belajar dan berkumpul langsung dengan teman-teman? Mipi yakin pasti seru…
Periode Promo: 7 Juli - 10 Juli 2022 Halo, Pejuang PTN 2023! Gimana, udah mulai persiapan untuk hadapi UTBK SBMPTN…
Saat kamu memutuskan untuk melanjutkan pendidikanmu ke jenjang perguruan tinggi, kamu bukan hanya harus memikirkan program studi (prodi) apa yang…
Halo, Pahamifren! Kamu pasti udah ngga asing dengan istilah UH (Ulangan Harian), UTS (Ujian Tengah Semester), UAS (Ujian Akhir Semester),…