Pahamifren, kamu pasti sudah sering mendengar istilah passing grade, keketatan persaingan, dan daya tampung SBMPTN kan? Ketiga istilah tersebut menjadi topik hangat yang kerap muncul menjelang pendaftaran UTBK SBMPTN.

Nah, kali ini Mipi mau mengajak kamu mengenal lebih jauh hal-hal tersebut. Passing grade, keketatan persaingan, dan daya tampung menjadi pertimbangan penting dalam menentukan jurusan atau PTN impian, lho. Jadi, simak pembahasannya sampai selesai, ya!

Pengertian Passing Grade, Keketatan Persaingan, dan Daya Tampung SBMPTN

Seberapa besar passing grade dan daya tampung SBMPTN yang kamu targetkan?

Biar lebih paham dan tidak salah kaprah dalam mengartikan, yuk, simak penjelasan mengenai passing grade, keketatan persaingan, dan daya tampung SBMPTN berikut ini:

Passing Grade

Apa itu passing grade? Secara umum, passing grade menjadi istilah yang digunakan untuk menggambarkan persentase batas nilai suatu program studi. Persentase nilai tersebut bisa berubah-ubah setiap tahunnya, tergantung jumlah peminat dan skor peserta yang mendaftar di jurusan tersebut.

Meski berbeda-beda setiap tahun, passing grade masih sering digunakan sebagai acuan target nilai minimal UTBK yang harus diperoleh agar bisa diterima di jurusan pilihan.

Misalnya, kamu tahu bahwa passing grade jurusan Teknik Informatika di Institut Teknologi Sepuluh Nopember sebesar 59,5% pada tahun 2020. Lalu, kamu mencoba latihan soal UTBK di aplikasi try out online dan berhasil mendapatkan nilai 60%. Itu berarti, kamu telah mencapai standar nilai minimum UTBK di jurusan tersebut. Tapi, apakah nilai itu sudah aman dan menjamin kamu diterima pada SBMPTN 2021? Jawabannya belum tentu, Pahamifren.

Sebab, tidak hanya selalu berubah setiap tahun, nilai passing grade ini baru sebuah prediksi. Sampai saat ini, nilai passing grade belum pernah dipublikasikan secara resmi oleh PTN maupun LTMPT.

Passing grade bisa lebih rendah atau lebih tinggi, tapi prediksinya tidak terlalu jauh dengan persentase nilai sebenarnya. Jadi, agar peluang kamu diterima semakin besar, sebaiknya tetapkan target skor UTBK tertinggi melebihi passing grade jurusan tersebut.

Keketatan Persaingan

Keketatan persaingan SBMPTN digunakan sebagai gambaran persaingan masuk suatu PTN maupun program studi. Tingkat keketatan persaingan SBMPTN dilihat dari jumlah pendaftar, sekaligus jumlah yang diterima di suatu program studi.

Dari dua hal itu kemudian diambil nilai persentasenya. Semakin tinggi persentase suatu program studi, maka semakin rendah keketatan persaingannya. Atau sebaliknya, semakin rendah persentasenya, berarti jurusan tersebut memiliki keketatan persaingan yang tinggi

Misalnya, pada tahun 2019, jumlah peminat SBMPTN jurusan Bahasa dan Kebudayaan Korea Universitas Indonesia berjumlah 477 orang dan peserta yang diterima hanya 15 orang. Maka, keketatan persaingan di jurusan Bahasa dan Kebudayaan Korea Universitas Indonesia adalah 3,14%. Lalu, jumlah peminat SBMPTN Ilmu Politik Universitas Indonesia berjumlah 451 orang dan peserta diterima 46 orang. Maka, keketatan persaingannya adalah 10.20%.

Nah, dari contoh di atas, jurusan mana yang menurut kamu persaingan keketatannya lebih tinggi? Tentu saja jurusan Bahasa dan Kebudayaan Korea Universitas Indonesia karena persentasenya sangat kecil.

Daya Tampung SBMPTN

Daya tampung SBMPTN sebenarnya ditetapkan dari jumlah kursi yang tersedia pada setiap jurusan. Daya tampung juga seringkali diartikan sebagai jumlah peserta diterima di suatu program studi. Namun, daya tampung ini bisa berubah setiap tahunnya, tergantung kebijakan universitas yang berlaku.

Jadi, ada baiknya kamu mencari tahu kebijakan tiap universitas yang kamu incar. Paling tidak, cek informasi daya tampung universitas tersebut pada SBMPTN tahun sebelumnya.

Perlu kamu tahu, kuota daya tampung SBMPTN jauh lebih tinggi daripada SNMPTN dan Ujian Mandiri. Adapun jumlah kuota daya tampung peserta SBMPTN adalah 40% dari kuota daya tampung jurusan keseluruhan.

Misalnya, jurusan Teknik Kimia Universitas Gadjah Mada memiliki daya tampung keseluruhan berjumlah 300 orang. Maka, 120 orang tersebut berasal dari seleksi SBMPTN. Cukup banyak kan? Sebaiknya, lakukan persiapan UTBK dari sekarang agar kamu termasuk dalam 40% orang tersebut.

Seberapa Penting Ketiga Hal Tersebut?

Banyak di antara kamu yang mempertimbangkan passing grade, keketatan persaingan, dan daya tampung sebelum menentukan jurusan kuliah. Memangnya, seberapa penting sih ketiga hal tersebut?

Passing grade, keketatan persaingan, dan daya tampung sangat penting digunakan untuk memaksimalkan peluang lolos SBMPTN. Misalnya, kamu tahu jurusan yang kamu pilih memiliki keketatan persaingan tinggi dan daya tampung sedikit.

Kamu perlu mengetahui daya tampung SBMPTN sebelum memilih PTN favorit.

Untuk memaksimalkan peluang lolos SBMPTN, kamu bisa belajar lebih giat agar siap menghadapi persaingan tersebut. Atau, pilih jurusan lain yang kamu suka tapi persaingannya lebih mudah.

Penjelasan singkatnya, adanya passing grade, keketatan persaingan, dan daya tampung membuatmu lebih mudah mengukur peluang lolos SBMPTN pada setiap pilihan jurusan kuliah. Selain itu, passing grade juga mempermudah kamu menentukan target nilai minimum UTBK yang harus diperoleh. Jadi, hal itu bisa memotivasi semangat belajar kamu supaya meraih target tersebut.

Itulah ulasan mengenai passing grade, keketatan persaingan, serta daya tampung SBMPTN yang perlu kamu ketahui. Mempertimbangkan ketiga hal tersebut dalam menentukan jurusan kuliah memang bisa memaksimalkan peluang lolos SBMPTN.

Tapi, bukan berarti tiga hal itu menjadi cara utama untuk lolos SBMPTN, ya. Cara memaksimalkan peluang lolos SBMPTN yang utama tentu dari persiapan matang agar bisa mendapatkan skor UTBK tertinggi.

Satu di antara persiapan UTBK yang bisa kamu lakukan yaitu mencoba latihan soal UTBK lewat fitur Try Out Pahamify. Ada ratusan soal UTBK ter-update yang bisa kamu coba. Kamu dapat mengikuti try out online di link ini.

Yuk, download aplikasi Pahamify di sini, gunakan semua fitur menariknya sebagai #TemanPersiapanUTBK terbaik. Jangan lupa, cek promo menarik dari Pahamify di laman Paket Belajar ini, ya.

Penulis: Fitri Dewanty – SEO Content Writer Pahamify

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

download-hero-image

Mobile Version

Desktop Beta Version