Konnichiwa, Pahamifren! Siapa yang ingin kuliah di jurusan Sastra Jepang? Buat kamu para penggemar manga atau anime, tentu ingin memahami makna dari manga dan anime favoritmu tanpa bantuan subtitle Bahasa Indonesia kan? Jika iya, maka jurusan Sastra Jepang menjadi pilihan terbaik untuk kamu.

Saat berkuliah di jurusan Sastra Jepang, kamu enggak cuma belajar bahasa saja, lho. Kamu juga akan belajar tentang budaya Jepang dan hal-hal menarik dari negeri Matahari Terbit. Maka dari itu, enggak heran jurusan ini termasuk sebagai satu di antara jurusan yang banyak peminatnya.

Lantas, apa saja sih kelebihan kuliah di Jurusan Sastra Jepang? Yuk kita bahas di artikel ini.

Keseruan Kuliah Jurusan Sastra Jepang

Satu di antara banyak keseruan yang akan kamu temukan saat kuliah jurusan Sastra Jepang yaitu mengenali tata bahasa yang kaya dari negeri Sakura ini. Seperti yang kamu tahu, Jepang menggunakan 5 jenis huruf untuk komunikasi verbalnya, antara lain Hiragana, Katakana, Kanji, Romaji, dan Alphabet.

Ini dia hal menarik tentang jurusan Sastra Jepang yang harus kamu ketahui. Apa saja itu?

Kalau kamu kuliah di jurusan ini, kamu bisa mempelajari semua jenis huruf tersebut, sekaligus cara menerapkannya dalam komunikasi sehari-hari. Wah, keren banget, ya!

Enggak cuma dari segi bahasa saja, kamu juga bisa mempelajari kebudayaan negara Jepang yang unik, seperti tradisi membungkuk sebagai penghormatan kepada orang lain, seni ikebana atau merangkai bunga, matsuri, kabuki, harakiri atau seppuku, dan masih banyak lagi.

Kamu pun bisa mendapatkan cerita sejarah Jepang menarik yang bisa kamu ambil esensi positifnya agar bisa kamu aplikasikan di dalam kehidupan. Kalau kamu penggemar Jejepangan alias Wibu garis keras, kamu pasti bisa membayangkan bagaimana keseruan saat kuliah di jurusan ini?

Mata Kuliah yang Dipelajari

Kuliah Sastra Jepang belajar apa saja sih? Sebagian besar di antara Pahamifren pasti ada yang memiliki pertanyaan seperti itu. Sebenarnya, ada beragam mata kuliah yang harus dipelajari saat mengambil jurusan ini. Kali ini, Mipi akan membahas beberapa mata kuliah yang paling utama, di antaranya:

Bahasa Jepang

Sebagai sastrawan Jepang, kamu tentu harus mampu menguasai bahasa Jepang. Maka dari itu, saat kuliah kamu akan mempelajari bahasa Jepang secara mendalam. Umumnya, mata kuliah bahasa Jepang ini dibagi menjadi 3 bagian, yaitu Bunpou (tata bahasa), Choukai (pemahaman mendengar), dan Kaiwa (percakapan). Di mata kuliah inilah kamu akan belajar tentang jenis-jenis huruf bahasa Jepang, mulai dari Hiragana sampai Alphabet.

Kebudayaan dan Sejarah Jepang

Dalam mata kuliah ini, kamu akan mempelajari kebudayaan Jepang, seperti model pakaian masyarakat Jepang, kesenian, maupun tradisi. Kamu pun akan mengulas sejarah Jepang melalui mata kuliah yang satu ini.

Membaca dan Menulis

Enggak cuma mengenal huruf bahasa Jepang, kamu pun wajib mahir membaca dan menulis huruf-huruf tersebut. Lewat mata kuliah ini, kamu akan belajar cara menulis dan membaca bahasa Jepang yang baik dan benar. Mata kuliah ini biasanya berisi materi Dokkai (pemahaman bacaan). Jadi, kamu bukan hanya bisa membaca dan menulis, namun juga bisa memahami dan menganalisis suatu teks bacaan.

Fukushuu

Mata kuliah yang satu ini terbilang unik, karena melalui mata kuliah ini kamu akan mengulang kembali materi-materi yang telah kamu pelajari sebelumnya. Tujuannya, biar kamu enggak lupa sama materi yang sudah kamu pelajari. Apalagi, kalau belajar bahasa, kamu tentu harus hafal dan paham bahasa tersebut agar bisa menerapkannya secara benar kan?

Penerjemahan

Untuk menjadi sastrawan Jepang, kamu harus mampu menerjemahkan teks maupun karya lainnya dari bahasa Indonesia ke Jepang, atau sebaliknya, dari bahasa Jepang ke bahasa Indonesia. Lewat mata kuliah ini, kamu bisa mempelajari cara penerjemahan yang benar agar hasil terjemahannya juga tidak kaku dan dapat dipahami saat dibaca.

Buat para wibu garis keras, tentu ingin berkuliah di jurusan Sastra Jepang kan? ketahui dulu hal penting ini.

Prospek Kerja Lulusan Sastra Jepang

Pahamifren enggak perlu bingung dalam memikirkan profesi apa yang bisa kamu ambil setelah lulus kuliah Sastra Jepang. Melihat perkembangan industri saat ini, banyak banget prospek kerja Sastra Jepang yang bisa kamu pilih. Beberapa prospek kerja Sastra Jepang tersebut, di antaranya:

Penerjemah Bahasa

Saat kuliah, kamu pasti sudah mempelajari teknik penerjemahan bahasa Jepang. Nah, kamu bisa mengambil profesi yang masih berkaitan dengan hal itu, yaitu menjadi penerjemah. Sebagai penerjemah, kamu dituntut untuk sebisa mungkin menjaga konten, konteks, dan gaya bahasa dari teks yang kamu terjemahkan.

Kamu juga bertanggung jawab untuk membaca materi-materi tertulis seperti dokumen hukum, karya ilmiah, atau berita, lalu menuliskan ulang materi tersebut ke dalam bahasa tertentu. Kalau kamu bekerja di perusahaan, tugas penerjemah atau interpreter biasanya berbeda-beda tergantung apa yang dibutuhkan dari perusahaan tempat kamu bekerja.

Penulis

Prospek kerja Sastra Jepang satu di antaranya yaitu menjadi penulis. Kamu bisa menjadi penulis perjalanan, copywriter, penulis artikel, maupun penulis buku cerita tradisional Jepang. Saat kuliah, kamu akan diajarkan mengenai sastra dan teknik menulis yang benar. Setelah lulus, tentu kamu bisa lebih memperdalam ilmu tersebut dalam segi menulis.

Pemandu Wisata

Kalau kamu suka jalan-jalan dan senang berinteraksi dengan banyak orang, profesi pemandu wisata bisa jadi pilihan tepat. Kamu bisa memandu wisatawan Jepang saat berlibur di Indonesia, atau bahkan bisa memandu wisatawan Indonesia ke Jepang. Lewat profesi ini, kamu bisa bekerja sambil berjalan-jalan. Asyik kan, Pahamifren?

Sebagai seorang pemandu wisata, kamu bertanggung jawab menjelaskan informasi mengenai objek wisata yang dikunjungi. Selain itu, kamu juga harus memastikan lancarnya perjalanan wisata tersebut.

Leksikografer

Lulusan Sastra Jepang juga bisa menjadi seorang leksikografer. Apa itu leksikografer? Leksikografer merupakan orang-orang yang mengerti dan bekerja secara teknis untuk menyusun kamus. Jadi, kamu bisa menyusun kamus bahasa Jepang ke bahasa Indonesia, atau sebaliknya, kalau mengambil pilihan profesi ini.

Guru Bahasa Jepang

Kamu juga berkesempatan menjadi tenaga pendidik saat lulus kuliah nanti. Sejumlah sekolah di Indonesia biasanya memiliki mata pelajaran bahasa Jepang. Jadi, kamu bisa menjadi guru bahasa Jepang di beberapa sekolah tersebut. Selain itu, kamu juga bisa mengajar bahasa Jepang di lembaga bahasa asing. Tentunya, kamu perlu melengkapi diri dengan sertifikat mengajar agar bisa mengambil profesi ini.

Universitas Jurusan Sastra Jepang Terbaik di Indonesia

Jika kamu benar-benar mengincar program studi Sastra Jepang, ini dia beberapa universitas jurusan Sastra Jepang terbaik di Indonesia yang bisa menjadi pilihanmu.

Universitas Indonesia (UI)

Program studi Sastra Jepang UI sudah terakreditasi A pada tahun 2017 lalu. Jurusan ini masuk dalam Fakultas Ilmu Budaya. Selain mata kuliah umum, Sastra Jepang UI juga memiliki mata kuliah lain, seperti Pemikiran Jepang, Drama Jepang, sampai Pengantar Masyarakat Jepang.

Universitas Gadjah Mada (UGM)

Sama seperti UI, Sastra Jepang UGM juga berada di bawah Fakultas Ilmu Budaya. Jurusan ini sudah mengantongi akreditasi A dari BANPT sejak tahun 2014. Mata kuliah yang dipelajari di Sastra Jepang UGM, mulai dari Kajian Sastra Jepang, Kanji, sampai Multikulturalisme.

Universitas Padjadjaran (Unpad)

Program studi Bahasa dan Budaya Jepang Unpad sudah mendapatkan akreditasi A sejak 2015 lalu. Selain menyediakan program studi bahasa Jepang, Unpad juga menyediakan layanan Pusat Studi Bahasa Jepang yang terbuka untuk umum, lho! Kalau kamu ingin belajar bahasa Jepang sebelum kuliah, kamu bisa mencoba layanan tersebut, Pahamifren.

Universitas Hasanuddin (Unhas)

Kalau kamu mencari kampus di luar Pulau Jawa, Unhas menjadi kampus yang layak kamu pertimbangkan. Kampus yang terletak di Makassar ini telah mendapat akreditasi A untuk jurusan kuliah Sastra Jepang pada tahun 2018. Sastra Jepang Unhas menawarkan mata kuliah dasar seperti yang telah kita bahas sebelumnya, seperti Bunpou, Choukai, Kaiwa, dan sebagainya.

Universitas Udayana

Kampus yang berada di Pulau Dewata ini juga sudah mengantongi akreditasi A untuk jurusan Sastra Jepang sejak 2016 lalu. Jurusan ini memiliki mata kuliah, seperti Budaya Jepang, Sastra Jepang, dan Pembelajaran Bahasa Jepang.

Itu dia seluk beluk jurusan Sastra Jepang yang perlu kamu ketahui. Buat kamu yang ingin kuliah Sastra Jepang lewat jalur SBMPTN, kamu harus mempersiapkan diri dari sekarang untuk menghadapi UTBK 2021.

Biar makin siap menghadapi UTBK, kamu bisa mencoba fitur Try Out Online dari Pahamify. Ada ratusan latihan soal UTBK terbaru yang bisa kamu coba. Enggak cuma itu, Pahamifren, kamu juga bisa memanfaatkan program Pahamify Accelerator Program (PAP) yang dirancang sebagai metode latihan intensif, agar lebih mantap menghadapi soal-soal UTBK SBMPTN 2021.

Tunggu apalagi, buruan download aplikasi Pahamify sekarang dan gunakan fitur kerennya sebagai #TemanPersiapanUTBK terbaik.

Penulis: Fitri Dewanty – SEO Content Writer Pahamify

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

download-hero-image

Mobile Version

Desktop Beta Version