Ikuti Try Out Online UTBK Pada 05 - 07 Juni 2020

5 Film Bertema Pendidikan “Anti-Mainstream” Wajib Tonton Selama Di Rumah Aja

5 Film Bertema Pendidikan “Anti-Mainstream” Wajib Tonton Selama Di Rumah Aja

Di tengah pandemi yang kini sedang terjadi di seluruh dunia, ada baiknya untuk kita patuh dengan aturan physical distancing, social distancing, PSBB atau sebagainya. Semua hal tersebut memang penting untuk dilakukan demi menurunkan kurva perkembangan jumlah kasus Covid-19.

Hal tersebut membuat kita membatasi aktivitas untuk tetap berada di rumah. Begitupun dengan kegiatan belajar mengajar yang biasanya jam 7 pagi kamu sudah bersiap untuk berangkat ke sekolah, kini kebiasaan itu berubah menjadi bersiap untuk membuka laptop untuk menghadiri kelas yang dilakukan secara online.

Belajar memang harus tetap jalan, tapi istirahat itu gak kalah penting. Otak kita juga bisa capek sehingga butuh refreshing. Dalam keadaan seperti ini, selain berselancar di media sosial, menonton film juga bisa jadi alternatif untuk memberikan kita asupan hiburan.

Nah, kali ini Pahamify bakal kasih kamu 5 rekomendasi film bertema pendidikan yang bisa kamu tonton selama #dirumahaja.

1. A Beautiful Mind

Film bertema pendidikan ini bercerita tentang John Forbes Nash yang merupakan seorang ahli matematika ambisius yang direkrut Pentagon sebagai ahli kriptografi. Ia bertugas untuk memecahkan kode rahasia yang terenkripsi dari media cetak. Namun, dari segala kejeniusan yang ia miliki, tersimpan sebuah misteri dalam dirinya yang kemudian ditemukan faktanya oleh istri Nash.

Pada awal film diceritakan bahwa Nash merupakan seorang mahasiswa Universitas Princeton yang memiliki keunikan tersendiri, bahkan bisa dibilang aneh. Ia merupakan sosok yang anti-social, arogan serta ambisius, tak mau kalah. Sifat tersebut membuat Ia justru membuat konsep sendiri untuk mematahkan konsep ekonomi Adam Smith. John Nash yang tidak mau mengikuti pemahaman para ahli membuat dia kesulitan untuk mendapatkan tema disertasi.

A Beautiful Mind merupakan film yang dirilis pada tahun 2001 yang diperankan oleh Russell Crowe sebagai John Forbes Nash dan Jennifer Connelly sebagai Alicia Nash , Istri dari John Nash. Film ini berhasil memenangkan penghargaan Oscars untuk kategori Best Picture, Best Director, Best Adapted Screenplay dan Best Supporting Actress. 

Film ini diadaptasi dari kisah nyata seorang peraih penghargaan Nobel, penghargaan tertinggi di kalangan ilmuwan, pada tahun 1994 bernama John Forbes Nash.

2. Freedom Writers

Rasisme merupakan kasus yang masih terjadi di berbagai belahan dunia. Isu ini digambarkan secara gamblang melalui film Freedom Writers. Film ini mengangkat kisah nyata seorang guru bernama Erin Gruwell.

Pada tahun 1994, Erin Gruwell diterima di Woodrow Wilson High School, Long Beach, California sebagai guru Bahasa Inggris. Ia mendapati kumpulan murid dengan latar belakang ras yang beragam pada kelas yang ia ajar.

Perbedaan yang ada di kelas memperlihatkan pula konflik antar ras terjadi pada para murid. Di masa awal pengajarannya, Gruwell mendapatkan sambutan buruk dari para murid. Ia merasa kesulitan untuk bisa diterima oleh para murid.

Hingga pada akhirnya ia menemukan masalah yang terjadi di antara para murid dan berniat mengubah pola ajarnya agar diterima oleh murid. Namun usaha itu tidak berjalan begitu mulus, secara sekolah tidak mendukung upaya yang dilakukan oleh Gruwell. Tak hanya itu, cobaan yang dirasakan Gruwell juga datang dari suami dan orang tuanya.

Namun pada akhirnya, ia mampu menumbuhkan rasa toleransi dan kasih sayang dalam kelas tersebut melalui metode yang ia lakukan. Metode seperti apa yang ia lakukan hingga semua permasalahan ras di kelasnya mereda? Mending kamu tonton aja deh, biar tulisan ini gak spoiler. hehehe

3. Hidden Figures

Film bertema pendidikan satu ini berkisah tentang perjuangan tiga perempuan kulit hitam di NASA pada tahun 1961. Penduduk berkulit hitam di Amerika merupakan minoritas dan pada masa itu mereka diperlakukan berbeda dengan penduduk kulit putih.

Mary Jackson, Dorothy Vaughan, dan Katherine Johnson merupakan tiga perempuan yang dimaksud. Mereka menjadikan pendidikan sebagai alat untuk berjuang mendapatkan tempat yang layak di NASA.

Mary Jackson merupakan seorang ahli matematika yang mendapatkan penolakan ketika ingin menjadi ahli teknik di NASA. Ia ditolak dengan alasan gender dan perbedaan warna kulit. Namun keinginan ini akan bisa Ia wujudkan apabila Ia berhasil lulus dari pendidikan tinggi yang dikhususkan untuk kulit putih.

Dorothy Vaughan bekerja sebagai supervisor sebelumnya berjuang dengan keras untuk mencapai posisi itu. Tentunya posisi tersebut sulit diraih berkat gender dan perbedaan warna kulit.

Katherine Johnson adalah seorang ahli matematika yang cerdas dan merupakan tokoh sentral dari ketiga wanita hebat ini. Ia bahkan diceritakan memiliki kecerdasan yang luar biasa ketika mampu menyelesaikan soal matematika yang sangat sulit pada masa kecilnya.

Berkat peran kedua temannya, terutama Dorothy, Katherine mampu mendapatkan sebuah tempat di Kelompok Kerja Luar Angkasa. Ia merupakan wanita dan orang dengan kulit hitam pertama yang mendapatkan posisi tersebut di NASA.

4. Laskar Pelangi

Diangkat dari novel best seller Andrea Hirata, Laskar Pelangi berkisah tentang murid SD Muhammadiyah di pulau Belitong yang berjuang dengan keras untuk dapat bersekolah. Perjuangan digambarkan melalui dua guru yang sangat mulia dan sepuluh murid yang sangat bersemangat untuk menggapai cita-cita mereka.

SD Muhammadiyah merupakan sekolah kecil yang ada di pulau Belitong. Pada film Laskar Pelangi diceritakan bahwa sekolah ini awalnya tidak bisa berjalan karena kekurangan murid. Pada saat itu, Pak Harfan dan Bu Muslimah hanya memiliki sembilan murid. Agar sekolah bisa berjalan, dibutuhkan satu murid lagi. Sampai akhirnya datanglah seorang murid bernama Harun yang melengkapi kekosongan mereka. Mulai dari situlah kisah perjuangan dan persahabatan 10 murid, Ikal, Mahar, Lintang, Mahar, A-Kiong, Syahdan, Kucai, Trapani, Sahara dan Harun dimulai.

Cerita perjuangan dan persahabatan di antara 10 anak Laskar Pelangi dibalut humor yang membuat kita nyaman menontonnya. Selain itu, konflik yang diangkat pun cukup membangun emosi hingga akhir cerita.

5. Sokola Rimba

Butet Manurung yang diperankan oleh Prisia Nasution merupakan seorang pengajar yang bekerja untuk sebuah lembaga konservasi di Jambi. Ia sehari-hari mengajar baca tulis dan hitung untuk suku Anak Dalam atau biasa disebut Orang Rimba.

Pada suatu hari, dia mengalami demam di tengah hutan hingga pingsan yang kemudian diselamatkan oleh sesosok Orang Rimba. Lalu dia terbangun di sebuah tempat, tepatnya di hulu sungai makekal. Di tempat itu lah dia menghabiskan waktunya untuk mengajar baca tulis dan hitung. Butet adalah orang yang sangat dicintai oleh anak-anak hulu.

Hingga pada suatu momen, dia bertemu anak yang bernama Bungo yang merupakan anak hilir sungai makekal. Orang Rimba yang menyelamatkan Butet saat pingsan di tengah hutan. Ternyata Bungo sering memperhatikan Butet dari kejauhan. Pada momen pertemuan itu, diperlihatkan bahwa bungo memegang sebuah dokumen perjanjian yang tidak bisa Ia baca.

Pertemuan Butet dan Bungo adalah awal mula dari perjuangan pendidikan yang digambarkan pada film ini. Bungo menyadarkan Butet bahwa anak hilir juga perlu mendapatkan pendidikan yang sama dengan anak hulu. 

Perjuangan yang dilakukan Butet bukan sekedar memberikan ajaran membaca dan berhitung, melainkan memberikan “senjata” berupa pengetahuan untuk beradaptasi dalam perubahan hutan yang dilakukan oleh pihak lembaga konservasi setempat. Tentunya perjuangan Butet menemui berbagai tantangan baik itu dari tempat Ia bekerja dan penduduk suku Anak Dalam di hilir sungai Makekal.

Kelima film bertema pendidikanitu dijamin cocok banget ditonton ketika kamu ingin beristirahat setelah belajar di rumah. Kalau kamu punya rekomendasi yang gak kalah keren dari film-film tadi, boleh banget kita obrolin bareng di kolom komen! Yuk kita sharing bareng-bareng!

Siapa tau film-film bertema pendidikan ini dapat menginspirasi dan membangkitkan semangat kamu dalam menggapai ilmu setinggi langit. Semangat terus! Belajar dari mana saja supaya kamu mampu mengalahkan dunia dengan ilmu yang kamu miliki.

Pahamify bisa banget nih buat bantu kamu memperkaya ilmu dan mempertahankan semangat belajar kamu di tengah pandemi yang sedang dialami oleh dunia. Kamu bisa belajar bareng Pahamify lewat kelas online yang diadain setiap hari Senin-Jumat pada pukul 14.00-16.00. Download Pahamify sekarang juga yuk! Karena kamu bisa akses gratis seluruh materi pembelajaran hingga 31 Mei 2020!

Penulis: Afif Rizki


Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tonton video belajar yang asyik, latihan soal, dan dapatkan motivasi dan tips belajar langsung dari smartphone kamu dengan aplikasi belajar online Pahamify.

© 2020 Pahamify. All rights reserved.

Home

Pembelian

Blog