Ikuti Try Out Online UTBK Pada 12 - 15 Oktober 2020

Patah hati adalah bagian dari kehidupan remaja yang tidak dapat dihindari. Bagi ibu dan ayah, mengawasi anak menghadapi penolakan semacam itu bisa sangat menyebalkan. Namun, pada saat-saat ini, mereka membutuhkan cinta dan kebijaksanaan kita, lebih dari sebelumnya. Tahan keinginan untuk mengecilkan pengalaman negatif anak remaja Anda. Sebaliknya, cintai mereka dengan niat yang lebih besar dan bantu mereka bangkit kembali. Begini caranya:

Ingatkan anak tentang siapa dirinya

Sangat mudah bagi anak-anak untuk melupakan siapa mereka sebenarnya dalam himpitan budaya media yang terus-menerus mengkritik kekurangan dan kelemahan mereka. Ingatkan anak Anda untuk memahami dan menerima bahwa tidak ada sesuatu yang sempurna di dunia ini, termasuk diri mereka. Ajak anak Anda untuk mencintai diri mereka sendiri sebelum mencintai orang lain.

Ajak anak untuk menyibukkan diri

Anak yang sibuk tidak punya banyak waktu untuk memikirkan hal yang negatif. Libatkan anak dalam hobi dan kegiatan yang paling mereka sukai. Jika dia belum memiliki kesibukan yang cukup, ini mungkin saat yang tepat untuk bersemangat tentang melakukan sesuatu yang baru: memulai jenis olahraga yang baru, memainkan alat musik yang baru, atau merencanakan liburan bersama. Intinya adalah agar anak Anda tidak diam saja menghadapi patah hati ini.

Ceritakan pengalaman Anda

Ketika hal-hal buruk terjadi, kita cenderung merasa terisolasi dalam rasa sakit kita dan berasumsi bahwa tidak ada yang pernah merasakan hal buruk ini atau dicampakkan sekeras ini. Ini mungkin saat yang tepat untuk berbagi kisah patah hati ibu dan ayah. Mungkin saja ibu dan ayah memiliki pengalaman serupa di masa lalu. Mendengar cerita Anda membuat anak anak tahu bahwa Anda benar-benar memahami seberapa besar sakitnya, dan menunjukkan bahwa ini juga akan berlalu.

Bantu anak menata masa depan

Jika anak remaja Anda merasa bahwa ia kehilangan kasih sayang dari satu-satunya lawan jenis di sekolah yang ia inginkan, bantulah anak untuk menyadari bahwa dunianya saat ini adalah puncak gunung es yang sangat besar. Anak anda tidak tahu siapa yang belum dia temui. Hanya dalam satu atau dua tahun, dia akan dikelilingi oleh banyak lawan jenis yang membuat si pembuat patah hati di masa sekolah terlihat biasa saja. Meski terdengar klise, sebenarnya ada banyak ikan di laut — dan anak Anda sejauh ini memang belum menemukan ikan-ikan lainnya.

Meski terdengar klise, sebenarnya ada banyak ikan di laut — dan anak Anda sejauh ini belum menemukan ikan-ikan lainnya.

Ingatkan dia akan nilai persahabatan

Salah satu kekurangan roman remaja eksklusif adalah mereka menyebabkan pasangan menghabiskan begitu banyak waktu satu sama lain, seringkali dengan mengorbankan persahabatan mereka. Tekankan bahwa ini adalah waktu yang tepat untuk berinvestasi dalam hubungan yang lebih dekat dengan teman-teman — baik pria maupun wanita — dan manfaatkan waktu yang dihabiskan untuk membuat kenangan bersama mereka.

Di saat anak mengalami patah hati, mendapatkan dukungan dari orang-orang terdekat dan tentunya dukungan dari orang tuanya sendiri. Berikan dukungan kepada anak Anda agar mereka bisa melewati masa-masa patah hatinya.

Penulis: Alivia Awin


#TeruskanSemangatBelajarmu di rumah aja bersama Pahamify dengan berlangganan paket belajar yang akan membuat belajar kamu jadi makin asik. download aplikasi Pahamify sekarang juga!

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tonton video belajar yang asyik, latihan soal, dan dapatkan motivasi dan tips belajar langsung dari smartphone kamu dengan aplikasi belajar online Pahamify.

© 2020 Pahamify. All rights reserved.

Home

Pembelian

Blog