Pahamifren, siapa di antara kamu yang penasaran pada passing grade SBMPTN? Mejelang UTBK SBMPTN 2021, passing grade memang seringkali menjadi topik pembahasan bagi pejuang PTN. Apalagi, masing-masing PTN dan jurusan memiliki ketentuan yang berbeda tentang hal ini.

Jadi, wajar sih kalau kamu mulai mencari tahu tentang passing grade SBMPTN untuk jurusan yang kamu incar. Setelah mengetahui skor passing grade suatu jurusan, kamu tentu mulai menentukan target nilai UTBK dan mempertimbangkan jurusan yang kamu incar, kan?

Yup! Passing grade memang digunakan untuk menentukan target dan mempertimbangkan pilihan jurusan kuliah. Tujuannya, agar peluang lolos SBMPTN lebih maksimal. Namun, apakah kamu tahu maksud dari passing grade itu sendiri? Bagaimana cara menghitung passing grade? 

Biar lebih paham, kali ini Mipi akan mengajak kamu membahas beberapa hal tentang passing grade. Jadi, simak artikel ini sampai selesai ya, Pahamifren!

Bagaimana sih cara menghitung passing grade SBMPTN?

Pengertian Passing Grade SBMPTN

Passing grade digunakan sebagai persentase nilai, yang menjadi acuan PTN meloloskan calon mahasiswa baru yang mendaftar pada suatu program studi. Nggak cuma itu, arti passing grade dalam SBMPTN juga sebagai persentase batas atau nilai minimum UTBK yang wajib didapatkan peserta agar lolos di jurusan dan PTN pilihannya.

Biasanya, persentase nilai dalam passing grade akan berubah-ubah setiap tahunnya. Bisa mengalami kenaikan atau penurunan. Hal itu tergantung pada skor UTBK peserta pada tahun tersebut dalam tiap program studinya. Pada dasarnya, passing grade inilah yang umum dipakai sebagai tolak ukur lolos SBMPTN. Tapi perlu diingat, passing grade bukan menjadi tolak ukur pasti, ya.

Cara Menghitung Passing Grade

Cara menghitung passing grade biasanya dilakukan untuk mengetahui persentase nilai UTBK yang kamu peroleh. Persentase nilai itu bisa kamu jadikan referensi tentang seberapa besar peluang lolos di jurusan yang kamu pilih. 

Pahami dan  Terlengkap! Daftar Jurusan Baru yang Bisa Kamu Pilih di Pendaftaran SBMPTN 2021

Jadi, cara ini bisa juga diartikan sebagai cara menghitung nilai UTBK menjadi persen. Perhitungannya menggunakan soal UTBK SBMPTN yang telah kamu kerjakan. Tapi ingat, hasil angka passing grade tidak 100% akurat dan valid, ya. Jadi, anggap hasil perhitungan ini hanya sebuah prediksi.

Buat kamu yang penasaran, berikut cara menghitung passing grade yang bisa kamu lakukan:

Rumus Passing Grade = (B x 4 – S x 1) x 100% / JS x 4

Keterangan:

B = Jumlah soal yang benar

S = Jumlah soal yang salah

JS = Jumlah soal keseluruhan

Contohnya:

Kamu mengerjakan 120 soal SBMPTN secara keseluruhan. Dalam Tes Potensi Skolastik (TPS), kamu menjawab 25 soal benar, 15 soal salah, dan tidak diisi 20 soal. Pada soal Tes Kemampuan Akademik (TKA) Saintek, kamu menjawab 40 soal benar, 10 soal salah, dan tidak diisi 10 soal.

Lalu, berapa passing grade yang kamu peroleh?

Jawab:

B = 25 + 40 = 65

S = 15 + 10 = 35

JS = 120

Soal yang tidak diisi = tidak memiliki nilai

PG = (65 x 4 – 25 x 1) x 100% / 120 x 4

PG = (260 – 25) x 100% / 480

PG = 23.500% / 480

PG = 48.955%

Jadi, passing grade yang kamu peroleh sekitar 48%. Apabila jurusan yang kamu peroleh memiliki passing grade sekitar 48% juga di tahun sebelumnya, berarti kamu masih berpeluang lolos di jurusan itu. Namun, sebaiknya kamu menentukan target skor UTBK yang lebih tinggi daripada passing grade jurusan agar peluang diterima pun semakin besar.

Kamu bisa mulai menghitung passing grade SBMPTN pada PTN yang kamu tuju. Cara ini bisa memperjelas peluang lolos UTBK SBMPTN 2021.

Mitos-Mitos Passing Grade SBMPTN

Selain pengertian dan cara menghitung passing grade, kamu juga perlu mengetahui mitos-mitos yang sering beredar tentang passing grade. Apa saja ya mitos-mitosnya? Mari kita bongkar satu per satu.

Passing Grade Penentu Utama Lolos SBMPTN

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, passing grade SBMPTN tidak bisa tolak ukur utama untuk lolos SBMPTN, ya. Sayangnya, masih banyak kabar burung yang mengatakan bahwa passing grade adalah penentu utama lolos SBMPTN.

Pahami dan  Latihan Soal UTBK Soshum 2021 Sosiologi dan Pembahasannya

Passing grade ini sifatnya hanya prediksi, Pahamifren. Jadi, nilai persentase passing grade pun ukurannya tidak tetap atau bisa berubah-ubah sehingga tidak bisa menjadi penentu utama lolos SBMPTN.

Kalau mau memaksimalkan peluang lolos SBMPTN, kamu sebaiknya mengandalkan persiapan UTBK yang matang supaya bisa memperoleh nilai UTBK setinggi mungkin. Jangan sekadar berpatokan pada passing grade saja, ya.

Passing Grade Dikeluarkan secara Resmi

Adakah di antara kalian yang mengira kalau passing grade SBMPTN dikeluarkan secara resmi oleh PTN maupun LTMPT? Kalau ada, segera ubah mindset tersebut, ya.

Faktanya, sampai saat ini belum ada PTN yang mengeluarkan angka passing grade secara resmi. Jadi, informasi passing grade yang selama ini kamu dapat bukanlah data resmi, tapi hanya sebuah prediksi saja. Meski demikian, prediksi tersebut biasanya tidak terlalu jauh dari persentase yang sebenarnya, Pahamifren.

Jurusan Yang Memiliki Passing Grade Rendah Kualitasnya Jelek

Mitos yang satu ini sudah salah kaprah ya, Pahamifren. Bagus atau tidaknya jurusan dan PTN bukan ditentukan dari passing grade, melainkan dari akreditasi jurusan dan universitas yang dikeluarkan secara resmi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Jadi, kalau mau mencari jurusan dan PTN yang bagus secara kualitas, kamu bisa mengecek akreditasinya terlebih dahulu di situs resmi BAN-PT.

Intinya, passing grade SBMPTN hanya berfungsi sebagai acuan agar kamu tahu usaha belajar yang harus ditempuh agar peluang lolos SBMPTN semakin maksimal. Bukan sebagai penilaian kualitas jurusan maupun PTN.

Mudah Menembus Jurusan Passing Grade Rendah

Wah, passing grade jurusan A rendah nih, berarti bisa ditembus dengan mudah dong. Siapa nih yang punya anggapan seperti itu? Anggapan tersebut tidak sepenuhnya salah kok.

Biasanya program-program studi favorit memang memiliki passing grade yang tinggi sehingga sulit ditembus. Sedangkan, program studi non favorit seringkali memiliki passing grade di kisaran tengah, atau bahkan rendah.

Pahami dan  Lolos SNMPTN Tapi Tidak Diambil, Sekolah di-Blacklist Nggak Sih?

Namun, hal itu bukan berarti memilih program studi non favorit yang memiliki passing grade rendah bisa membuatmu mudah lolos, ya. Balik lagi, passing grade hanya acuan prediktif, Pahamifren. Masuk atau tidaknya kamu di jurusan yang kamu pilih juga bergantung dari daya tampung dan jumlah pendaftar.

Kalau daya tampung sedikit dan jumlah pendaftar banyak, keketatan persaingannya akan semakin tinggi sehingga semakin susah juga untuk menembus jurusan tersebut. Maka dari itu, jangan langsung terlena saat memilih jurusan dengan passing grade rendah, karena kamu belum tentu diterima juga.

Mengetahui passing grade SBMPTN pada jurusan yang kamu incar, dapat menjadi cara untuk mengetahui peluang lolos UTBK SBMPTN 2021.

Lebih baik, selalu lakukan persiapan UTBK SBMPTN secara matang supaya bisa mendapatkan nilai UTBK tertinggi. Kalau nilai kamu tinggi, kamu nggak perlu repot-repot mempertimbangkan passing grade lagi, kan?

Itu dia beberapa hal yang wajib kamu ketahui seputar passing grade SBMPTN. Semoga informasi di atas bisa membuatmu semakin paham dan tidak mudah mempercayai mitos tentang passing grade, ya.

Buat kamu yang mau mempersiapkan UTBK SBMPTN 2021, kamu bisa mencoba latihan soal lewat Try Out Online Pahamify. Ada ratusan latihan soal UTBK ter-update yang bisa kamu coba.

Dirancang khusus untuk meningkatkan peluang lolos UTBK SBMPTN, Pahamify Try Out dilengkapi pembahasan materi berupa teks dan video yang menarik lho. Cek fiturnya di link Try Out Online ini.

Tunggu apalagi, download aplikasi pembelajaran online Pahamify di link ini, dan manfaatkan fitur-fitur kerennya sebagai #TemanPersiapanUTBK terbaik. Jangan lupa, cek juga promo menarik lainnya dari Pahamify di link Paket Belajar ini ya!

Penulis: Fitri Dewanty – SEO Content Writer Pahamify

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

download-hero-image

Mobile Version

Desktop Beta Version