Ikuti Try Out Online UTBK Pada 12 - 15 Oktober 2020

Beberapa waktu lalu, Gunung Merapi di Jawa Tengah mengalami erupsi. Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta menyebutkan, letusan ini menyebabkan munculnya kolom abu setinggi 3.000 meter dari kawah gunung. Ini bukan pertama kalinya Gunung Merapi meletus. Setiap tahun, berbagai gunung api aktif yang berada di Indonesia mengalami letusan dan menyebabkan gempa di kawasan sekitar gunung tersebut. Masyarakat Indonesia pun sudah tidak asing lagi dengan fenomena gempa dan erupsi yang terjadi di berbagai wilayah di Indonesia.

Setiap tahun, Indonesia sering kali mengalami gempa. Tercatat, sepanjang bulan Januari 2020 terdapat 518 gempa, baik gempa kecil maupun gempa besar. Sementara, pada bulan Februari 2020, terjadi kenaikan hingga 779 kali gempa, baik gempa kecil maupun besar. ,Kamu pasti penasaran kan, kenapa sering sekali terjadi bencana di Indonesia. Ternyata ada penjelasannya, nih.

Bumi kita memiliki lempeng bumi yang selalu bergerak karena arus konveksi pada mantel luar bumi. Fenomena pergerakan lempeng bumi ini disebut dengan teori tektonik lempeng, dan berkaitan dengan fenomena gempa bumi yang sering terjadi di Indonesia.

Ada tiga jenis pergerakan lempeng bumi. Ada yang membuat lempeng bumi saling berpapasan, bergerak ke samping lempeng bumi di sebelahnya, atau membuat lempeng bumi bergerak saling menjauh.

Karena ada gerakan yang membuat lempeng saling menjauh, maka demi menjaga kesetimbangan, harus ada gerakan yang membuat lempeng bumi saling mendekat dan bertubrukan. Pada saat kedua lempeng bertubrukan, ada lempeng samudera yang bergerak ke bawah lempeng benua karena berat jenis lempeng samudera lebih besar daripada berat jenis lempeng benua. Fenomena ini disebut sebagai subduksi atau penunjaman.

Karena penunjaman ini, lempeng-lempeng akan saling bergesekan. Gesekan ini akan menghasilkan temperatur dan tekanan yang sangat tinggi sehingga akan meleleh pada titik tertentu. Lelehan ini disebut magma dan memiliki massa jenis yang lebih rendah dari batuan padat di sekelilingnya. Berkat gaya apung, magma akan naik ke atas dan ketika tekanannya sangat kuat, magma akan menerobos permukaan bumi. Rangkaian proses inilah yang menyebabkan terjadinya gunung api yang siap meletus kapan saja.

Menurut data dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Indonesia memiliki 127 gunung api aktif, meski hanya 69 gunung api yang terpantau dengan peralatan seismik yang memenuhi standar. Jumlah ini menjadikan Indonesia sebagai negara dengan jumlah gunung api aktif terbanyak sekaligus paling mematikan di dunia. Hal ini juga menyebabkan rata-rata gempa bumi per hari Indonesia menempati urutan kedua setelah Chili.

Gempa muncul ketika lempengan-lempengan bumi yang saling bergesekan dan menimbulkan getaran besar. Lalu, mengapa ada gempa yang kecil dan ada yang besar?

Kecil besarnya gempa ditentukan oleh episentrum atau titik lokasi gempa. Jika sudut penunjaman kecil, makan titik lokasi gempa akan dangkal. Semakin dangkal, maka getaran yang dirasakan akan semakin besar. Begitu pula sebaliknya.

Di Indonesia, proses penunjaman terjadi di banyak titik. Zona penunjaman ini membentuk jalur yang memanjang dari Pulau Sumatera, Jawa, Timur, hingga ke pulau Seram dan Laut Banda. Selain itu ada juga jalur penunjaman besar di sepanjang lengan utara Pulau Sulawesi hingga Kepulauan Filipina.

Jalur-jalur ini merupakan bagian dari The Ring of Fire atau cincin api yang mengelilingi cekungan Samudra Pasifik. Daerah ini merupakan daerah yang sering mengalami gempa bumi dan letusan gunung berapi.

Meskipun tak jarang memakan korban, kita harus menyadari bahwa proses-proses ini merupakan bagian dari hukum alam. Terlepas dari risiko meletusnya gunung api, banyak orang memilih untuk tinggal di sekitar pegunungan. Turis-turis pun ingin menikmati keindahan alam ini, sebuah kekayaan alam yang mungkin tidak mereka temui di negara asal mereka.

Jadi gimana, menurut kamu, apakah berada di cincin api ini merupakan anugerah atau musibah? Apakah ,Kamu pernah punya pengalaman tak terlupakan saat terjadi gempa bumi?

Kalo kamu masih penasaran dengan proses pergerakan lempeng bumi yang menyebabkan munculnya gunung api dan terjadinya gempa Kamu bisa baca penjelasan yang lebih detail mengenai bencana di Indonesia yang tentunya dibahas lebih lengkap dan seru melalui video pembelajaran di aplikasi belajar online Pahamify. Yuk, download dan langganan Pahamify sekarang!

Penulis: Alivia Awin


Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tonton video belajar yang asyik, latihan soal, dan dapatkan motivasi dan tips belajar langsung dari smartphone kamu dengan aplikasi belajar online Pahamify.

© 2020 Pahamify. All rights reserved.

Home

Pembelian

Blog