LTMPT, melalui laman resminya menulis Surat Edaran Nomor 11/SE.LTMPT/2020 dimana UTBK dan SBMPTN tetap akan dilaksanakan dengan berbagai perubahan. Diantaranya adalah.

  1. Materi tes yang diujikan adalah Tes Potensi Skolastik (TPS).
  2. Setiap peserta cuma diizinkan mengambil 1 (satu) kali tes.
  3. Pelaksanaan tes dilakukan dalam 4 (empat) sesi setiap hari.
  4. Pendaftaran UTBK dan SBMPTN oleh peserta dilakukan satu kali/bersamaan dan peserta harus memilih lokasi tes pusat UTBK saat memilih PTN dan Program Studi tujuan

Dalam surat edaran itu, ada pula Jadwal Kegiatan UTBK SBMPTN 2020

  1. Pendaftaran UTBK dan SBMPTN: 02 – 20 Juni 2020
  2. Pelaksanaan UTBK: 05- 12 Juli 2020
  3. Pengumuman SBMPTN: 25 Juli 2020

Perubahan sangat kentara terlihat di materi yang diujikan. Jika sebelumnya materi yang diujikan adalah Tes Kompetensi Akademik (TKA) dan Tes Potensi Skolastik (TPS), pada UTBK 2020 hanya akan dilakukan Tes Potensi Skolastik (TPS) saja.

Tes Potensi Skolastik (TPS) adalah sebuah tes yang bertujuan untuk menguji kemampuan dasar peserta UTBK dalam berpikir logis, kemampuan menganalisis dan memecahkan masalah serta seberapa luas wawasan yang sudah dimiliki. Dan tesnya meliputi:

  1. TPS – Tes Potensi Skolastik
  2. Matematika dasar
  3. Bahasa Indonesia
  4. Bahasa Inggris

Dalam soal Tes Potensi Skolastik, kamu biasanya bakal diajak untuk menganalisis sebuah cerita dan mampu memecahkan masalahnya. Permasalahannya adalah: apakah waktu yang disediakan cukup bagi kamu untuk membaca, menganalisis cerita dalam soal dan kemudian mengerjakan soal-soal yang tersedia?

Nah, apa kamu pernah mendengar metode Skimming dan Scanning? Dua teknik tersebut cocok. Loh, buat kamu terapin buat mengamati setiap bacaan pada soal!

Teknik skimming dan scanning ini bisa bikin kamu menemukan informasi pada bacaan bacaan yang sangat panjang dan bakal pas banget untuk diterapkan saat mengerjakan soal reading di waktu yang terbatas seperti Ujian UTBK.

A. Skimming

Teknik ini berguna untuk menjawab soal seperti “apakah topik utama pada teks tersebut?” Skimming adalah teknik membaca untuk menemukan gagasan atau inti utama pada bacaan secara keseluruhan. Jadi saat menggunakan teknik ini, kamu bakalan mampu mendapatkan gambaran dari isi bacaan, walaupun kamu tidak membaca semua tulisannya.

Cara membaca menggunakan teknik skimming adalah:

  1. Baca judul bacaan terlebih dahulu. Sering kali, rangkuman tersingkat dari sebuah bacaan terdapat pada judulnya.
  2. Baca keseluruhan dari paragraf pembuka. Tujuannya adalah untuk memperkenalkan kamu pada topik dari bacaan. Topik utama dari bacaan biasanya terletak di bagian akhir dari paragraf pembuka. Akan tetapi tidak ada salahnya membaca keseluruhan paragraf agar mendapat gambaran yang lebih jelas.
  3. Jika terdapat sub-headings, baca satu persatu dan cobalah untuk menemukan korelasi antar sub-headings
  4. Mayoritas paragraf mempunyai ide utama di awal paragraf. Untuk itu kalian cukup membaca kalimat pertama atau kedua dari setiap paragraf setelah paragraf pembuka. Namu, perlu diingat bahwa tidak semua paragraf punya gagasan pokok di awal paragraf. Karena itu, jika kalian tidak menemukan ide utama suatu paragraf di awal, tidak ada salahnya mencari di kalimat-kalimat terakhir ataupun di tengah.
  5. Baca paragraf kesimpulan secara menyeluruh karena pada dasarnya paragraf kesimpulan telah merangkum keseluruhan isi bacaan.

B. Scanning

Berbeda dengan skimming yang bertujuan untuk mencari gagasan atau inti utama dari sebuah bacaan, teknik membaca scanning bertujuan untuk menemukan informasi yang lebih spesifik dari sebuah bacaan yang panjang.

Jadi, kalau kamu menemukan soal seperti “Berdasarkan teks di atas, siapakah yang melakukan pekerjaan bersih-bersih?” Maka kamu cuma perlu mencari kata kunci yang telah ada dalam teks tersebut dan menemukan jawaban yang tepat, tanpa perlu membacanya keseluruhan teks.

Cara membaca menggunakan teknik skimming adalah:

  1. Pikirkan kata kunci yang akan kamu cari. Saat kamu menemukan kata kuncinya, akan lebih mudah bagi kamu untuk menemukan jawabannya. Berbeda dengan skimming yang cuma perlu membaca beberapa bagian dari bacaan, teknik scanning mengharuskan kamu untuk membaca setiap baris pada bacaan. Tapi kalian tidak perlu mencerna kata dan kalimatnya sampai kalian menemukan kata kuncinya
  2. Cobalah menganalisis bacaannya terlebih dahulu. Jika bacaan tidak terlalu panjang, akan mudah untuk menemukan informasi yang dibutuhkan. Namun, jika bacaan terlalu panjang, ada baiknya melakukan skimming terlebih dahulu.
  3. Jika sudah menemukan kata kunci yang dicari, baca keseluruhan kalimatnya.

Nah, teknik Skimming dan Scanning ini dijamin bakal membuat kami mampu mengerjakan soal TPS dengan lebih cepat dan efisien. Karena dengan waktu yang sedikit, kamu harus bisa menyelesaikan soal sebanyak-banyaknya. Gak perlu khawatir karena Pahamify akan terus mendampingi proses belajar kamu, apapun perubahannya. Buruan unduh aplikasinya disini karena kita bakalan #BelajarSeruDirumah dengan ngadain kelas online setiap harinya mulai pukul 14.00-16.00 WIB.


Komentar

3 Comments on “Skimming dan Scanning: Teknik Membaca Untuk Persiapan TPS UTBK

fathan fikri
June 4, 2020 at 7:47 am

sepi banget gaada yg mau mutualan apa

Reply
lolos sbm '20
June 9, 2020 at 6:58 am

kuy

Reply
elcarambit
June 19, 2020 at 1:55 am

tengkiu

Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tonton video belajar yang asyik, latihan soal, dan dapatkan motivasi dan tips belajar langsung dari smartphone kamu dengan aplikasi belajar online Pahamify.

© 2020 Pahamify. All rights reserved.

Home

Pembelian

Blog