Apa itu SBMPTN? Bagaimana cara daftarnya?

Setelah lulus sekolah, tentunya banyak di antara kamu yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Bagi kamu yang mengincar Perguruan Tinggi Negeri (PTN), kamu harus paham mengenai jalur masuknya. Salah satu jalur yang bisa kamu coba adalah SBMPTN. Apa itu SBMPTN? Yuk, simak terlebih dahulu serba-serbi SBMPTN di ulasan ini dan temukan jawabannya!

Apa Itu SBMPTN?

Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri atau kepanjangan dari SBMPTN adalah jalur masuk PTN yang diselenggarakan serentak secara nasional. Sejak tahun 2019, SBMPTN menggunakan hasil Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) sebagai kriteria penilaian. Beberapa PTN ada yang mensyaratkan portofolio SBMPTN sebagai kriteria penilaian tambahan untuk program studi tertentu.

Perlu kamu tahu, LTMPT menjadi satu-satunya lembaga penyelenggara SBMPTN maupun UTBK. Kamu bisa mendapatkan informasi terbaru seputar pendaftaran SBMPTN melalui portal LTMPT. Sejauh ini, LTMPT menetapkan keikutsertaan UTBK sebagai syarat utama mengikuti SBMPTN. Jadi, kamu harus menghadapi UTBK terlebih dahulu. Barulah skor hasil ujian tersebut digunakan untuk proses seleksi SBMPTN.

Perbedaan SNMPTN dan SBMPTN

Jalur masuk SNMPTN dan SBMPTN berbeda ya, Pahamifren! SBMPTN adalah jalur tes untuk masuk PTN, sedangkan SNMPTN lebih dikenal sebagai jalur undangan. Alih-alih menggunakan nilai UTBK untuk proses seleksinya, jalur SNMPTN menggunakan data prestasi akademik dan nonakademik selama kamu sekolah.

Kriteria penilaian SNMPTN yang utama yaitu melalui nilai rapor. Sementara kriteria penilaian SBMPTN melalui skor UTBK dan portofolio. Meski demikian, kedua jalur ini sama-sama diselenggarakan oleh LTMPT. Biasanya, jadwal pelaksanaan SBMPTN dilakukan setelah SNMPTN berlangsung.

Tujuan SBMPTN

Apa itu SBMPTN? Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri menjadi satu di antara jalur masuk PTN favorit di kalangan pelajar SMA/SMK.

Berikut adalah beberapa tujuan penyelenggaraan SBMPTN, dilansir dari laman LTMPT:

  • Menyeleksi calon mahasiswa yang diprediksi mampu menyelesaikan studi di perguruan tinggi dengan baik serta tepat waktu, berdasarkan hasil UTBK atau kriteria lain yang ditetapkan bersama oleh PTN, PTKIN, dan Politeknik Negeri.
  • Memberi kesempatan bagi calon mahasiswa memilih PTN, PTKIN, dan Politeknik Negeri secara lintas wilayah.
  • Membantu perguruan tinggi memperoleh calon mahasiswa yang diprediksi mampu menyelesaikan studi, berdasarkan akademik dan prestasi lainnya.

Siapa yang Bisa Mengikuti SBMPTN?

Umumnya, SBMPTN dapat diikuti oleh siswa SMA sederajat yang lulus pada tahun berjalan atau telah dinyatakan lulus maksimal 2 tahun sebelumnya, serta merupakan WNI dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) valid. Contohnya, SBMPTN tahun 2021 hanya bisa diikuti oleh siswa SMA sederajat lulusan 2019, 2020, dan 2021.

Siswa yang bisa mengikuti SBMPTN harus berusia maksimal 25 tahun dan bukan peserta yang dinyatakan lolos SNMPTN. Tak hanya itu, bagi kamu yang tertarik mendaftar SBMPTN, kamu juga harus memiliki akun LTMPT serta mengikuti tes UTBK.

Alur Pendaftaran SBMPTN

Pendaftaran SBMPTN secara umum dilakukan bersamaan dengan UTBK. Berdasarkan SBMPTN tahun 2021, berikut alur pendaftaran yang bisa kamu ikuti:

  1. Registrasi akun LTMPT. Persiapkan syarat registrasi, seperti NISN, NPSN, dan tanggal lahir.
  2. Setelah daftar, log in menggunakan akun LTMPT di https://portal.ltmpt.ac.id/
  3. Lengkapi biodata yang diminta.
  4. Pilih program studi sesuai ketentuan.
  5. Unggah portofolio SBMPTN.
  6. Pilih pusat UTBK. Lokasi ini menunjukkan di mana PTN tempat kamu tes.
  7. Mendapatkan nomor pendaftaran dan slip pembayaran.
  8. Lakukan pembayaran di bank yang ditunjuk oleh LTMPT. Jangan lupa membawa slip pembayaran yang kamu peroleh saat pendaftaran UTBK. Pembayaran dilakukan maksimal 1×24 jam.
  9. Setelah membayar, lakukan log in akun untuk konfirmasi pendaftaran, sekaligus mengunduh dan mencetak kartu peserta.

Portofolio SBMPTN

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, ada beberapa jurusan tertentu di PTN yang mensyaratkan portofolio SBMPTN. Berikut telah Mipi rangkum 10 jenis portofolio SBMPTN, antara lain:

  • Olahraga.
  • Seni rupa, desain, dan kriya.
  • Tari
  • Teater
  • Musik
  • Seni karawitan
  • Etnomusikologi.
  • Fotografi.
  • Film dan televisi.
  • Seni pedalangan.

Kalau kamu ingin tahu detail mengenai setiap jenis portofolionya, kamu bisa cek di sini ya https://pahamify.com/blog/info-lengkap-portofolio-sbmptn/

Biaya Pendaftaran dan Tata Cara Pembayaran SBMPTN

Biaya pendaftaran SBMPTN sudah termasuk dengan biaya tes UTBK. Ketentuan biaya pendaftaran ini bisa berbeda-beda setiap tahunnya. Pada tahun 2021, biaya pendaftaran UTBK SBMPTN untuk kelompok ujian Saintek dan Soshum sebesar Rp200.000, sementara kelompok ujian Campuran sebesar Rp300.000.

Sudah tahu kan apa itu SBMPTN?Belajar aktif secara mental untuk menguasai materi utbk 2021, bagaimana caranya?

Pembayaran biaya pendaftaran ini dapat dilakukan melalui Bank Mandiri, BNI, BTN, dan BRI. Tata cara pembayaran masing-masing bank bisa kamu lihat di portal LTMPT. Bagi calon peserta KIP Kuliah yang dinyatakan lolos persyaratan tidak akan dipungut biaya pendaftaran, alias gratis.

Sampai di sini, kamu sudah tahu apa itu SBMPTN kan? Semoga ulasan ini mempermudah persiapan kuliah kamu, ya. Untuk memaksimalkan peluang lolos SBMPTN, jangan lupa gunakan aplikasi Pahamify. Dilengkapi video materi UTBK SBMPTN, kelas online, study plan, jadwal belajar, serta try out premium, aplikasi Pahamify cocok jadi teman persiapan UTBK SBMPTN terbaik.

Tunggu apalagi, yuk, download aplikasi bimbingan belajar online Pahamify di link ini sekarang!

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

download-hero-image

Mobile Version

Desktop Beta Version