Ikuti Try Out Online UTBK Pada 19 - 26 Januari 2020

Strategi Memilih Jurusan SNMPTN 2020

Strategi Memilih Jurusan SNMPTN 2020

SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri) atau nama kerennya “Jalur Undangan,” adalah salah satu seleksi penerimaan mahasiswa untuk masuk PTN selain SBMPTN dan Ujian Mandiri.

SNMPTN menggunakan nilai rapor semester 1 sampai 5 sebagai acuan dalam menyeleksi pelajar. Dan LTMPT, sebagai lembaga penyelenggara SNMPTN melakukan pemeringkatan berdasarkan nilai mata pelajaran, yang diantaranya adalah:

1. IPA: Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Fisika, Biologi, Kimia.

2. IPS: Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Sosiologi, Ekonomi, dan Geografi.

3. Bahasa: Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Sastra Indonesia, Antropologi, dan salah satu Bahasa asing.

4. SMK: Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Kompetensi keahlian.

Berdasarkan pemeringkatan prestasi akademik yang dilakukan LTMPT, siswa yang memenuhi syarat, diizinkan untuk mendaftar dan memilih jurusan SNMPTN 2019 dengan ketentuan Akreditasi Sekolah

– Akreditasi A: 40 % terbaik di sekolahnya;

– Akreditasi B: 25 % terbaik di sekolahnya;

– Akreditasi C: 5 % terbaik di sekolahnya

Dari hal ini sudah dapat dilihat bahwa jalur SNMPTN memiliki persaingan yang ketat untuk dapat lolos. Kamu yang mau ikut SNMPTN harus bersaing dengan banyak peserta lain, terutama teman satu sekolah kamu sendiri. Untuk bisa daftar SNMPTN saja, kamu harus punya salah satu nilai rapor terbaik di sekolah. Tapi, kalau kamu salah satu siswa terbaik di sekolah kamu dan sudah bisa daftar SNMPTN, jangan tenang dulu karena kamu masih harus bersaing dengan siswa-siswa di seluruh Indonesia. Biar bisa meningkatkan peluang lolos SNMPTN, kamu harus pintar dalam mencari peluang. Di artikel ini, kita mau kasih Strategi Memilih Jurusan SNMPTN 2020 secara tepat.

  • Hindari Lintas Jurusan

Coba sesuaikan latar belakang jurusan kamu semasa SMA dengan Jurusan yang akan kamu ambil saat SNMPTN. Hindari yang namanya lintas Jurusan. Misalkan saja kamu yang anak IPS mengambil jurusan IPA atau sebaliknya, ini salah satu penyebab besar kegagalan lolos SNMPTN. Meskipun pernah ada penyintas jurusan yang lolos itupun hanya sedikit. Kamu juga perlu bertanya dalam diri, jurusan apa yang kamu minati karena jurusan yang kamu pilih adalah masa depanmu. Bukan hanya 4 tahun proses perkuliahan, tapi saat kamu memasuki dunia kerja.

  • Ketahui Passing Grade Jurusan

Kamu perlu melihat standar nilai di jurusan PTN yang akan kamu pilih dan tingkat popularitas jurusan tersebut untuk dipilih oleh ribuan peserta SNMPTN.  Apakah jurusan yang kamu inginkan adalah jurusan dengan passing grade yang tinggi dan ternyata banyak diminati oleh banyak peserta lain? Sebenarnya, tidak masalah kalau kamu memang ingin memilih jurusan tersebut. Namun, kamu harus pastiin apakah nilaimu memenuhi kriteria? Kamu bisa mendiskusikannya dengan guru konseling di sekolah atau bisa di konseling Pahamify untuk mengetahui besaran peluang di jurusan yang kamu pilih!

  • Pertimbangkan Jurusan dan PTN yang Sepi Peminat

Kamu dapat mengakses berita atau informasi mengenai PTN, jurusan dan bidang studi yang yang tidak terlalu banyak dipilih oleh peserta lain dan mendekati minat kamu. Kamu dapat menjadikan ini sebagai pertimbangan atau cadangan, alih-alih jurusan idaman kamu terlalu sulit untuk digapai. Bisa jadi setelah kamu pikir-pikir kembali, jurusan sepi peminat itu adalah yang kamu minati. Yang penting adalah jangan sampai kamu memilih jurusan karena trend atau cuma mau ikut-ikutan teman kamu.

  • Pertimbangkan Jurusan Dari Nilai Raport Terbesar

Selanjutnya kamu dapat memeriksa nilai apa saja yang paling tinggi. Contohnya, nilai kimia kamu, dari awal sekolah sampai UN paling tinggi mengalahkan nilai lain. Setelah cek nilai dari awal hingga akhir, kamu bisa pilih jurusan dengan rumpun kimia. Contohnya jurusan Teknik Kimia, Pendidikan Kimia, Apoteker, Farmasi, Analis Kimia atau Kimia MIPA. Memilih jurusan sesuai dengan kekuatan kamu akan meningkatkan peluang kamu lolos SNMPTN.

  • Pertimbangkan Rekam Jejak Sekolah Kamu dalam SNMPTN

Menurut website resmi SNMPTN, salah satu kriteria seleksi SNMPTN adalah rekam jejak sekolah. Maksud rekam jejak disini adalah riwayat siswa-siswa yang pernah diterima di PTN dari sekolah tertentu. Sekolah-sekolah yang secara konsisten mengirim siswanya ke PTN, dan siswa-siswa tersebut akhirnya berprestasi ketika mahasiswa, akan dapat perhatian lebih dibandingkan dengan sekolah yang siswanya jarang diterima di PTN tertentu. Terus apa dampaknya sama pemilihan jurusan kamu? Nilai rapor kamu mungkin sama dengan nilai rapor siswa lain dari sekolah lain, tapi kalau sekolah kamu punya sejarah mencetak mahasiswa berprestasi, PTN akan lebih memilih kamu dibandingkan siswa lainnya. Jadi, kamu harus konsultasikan dulu ke guru konseling di sekolah, PTN mana yang sering menerima siswa dari sekolah kamu, karena peluang kamu bisa lebih besar kalau memilih PTN tersebut.

Kalau kamu masih bingung dengan pilihan jurusan kamu untuk SNMPTN, kamu bisa berdiskusi dan mengonsultasikan rencana kamu untuk memilih jurusan SNMPTN di konseling Pahamify. Jangan lupa untuk tetap membuat rencana belajar sebagai persiapan apabila kamu gak lolos SNMPTN. Perbanyak berdoa dan optimis bahwa kamu pasti akan sukses masuk PTN yang kamu mau. Selamat berproses dan semoga kamu lolos SNMPTN tahun ini, ya!

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tonton video belajar yang asyik, latihan soal, dan dapatkan motivasi dan tips belajar langsung dari smartphone kamu dengan aplikasi belajar online Pahamify.

© 2019 Pahamify. All rights reserved.

Home

Pembelian

Blog