Ikuti Try Out Online UTBK Pada 12 - 15 Oktober 2020

Pandemi korona tidak hanya merenggut nyawa pasien yang terjangkit virus COVID-19, tetapi juga turut menghantam perekonomian banyak negara di dunia, tidak terkecuali Indonesia. Akibatnya banyak perusahaan yang melakukan pemberhentian kerja sepihak pada karyawan mereka. Kalaupun banyak perusahaan lainnya yang masih dapat mempertahankan karyawannya, perusahaan-perusahaan tersebut melakukan pemotongan gaji atau pemberian THR secara dicicil. Sudah sepantasnya kita, sebagai orang dewasa sekaligus orang tua, dengan privilese yang tidak dimiliki semua orang di masa pandemi ini, berempati dan menyalurkan bantuan untuk mengurangi beban serta kesedihan mereka yang terdampak pandemi korona. 

Empati ini juga penting untuk kita tumbuhkan dalam diri anak-anak kita, agar kelak, setelah masa pandemi ini berlalu, mereka memiliki kepedulian besar terhadap sesama, pada mereka yang membutuhkan bantuan mereka. Bagaimana cara menumbuhkan empati anak-anak kita semasa kita di rumah saja? Berikut adalah beberapa caranya:

Bersyukur Atas Apa yang Kita Miliki

Hal pertama yang perlu kita ajarkan pada anak-anak kita adalah belajar bersyukur atas apa yang kita miliki, terutama dalam pandemi seperti sekarang ini. Kita perlu mengingatkan dan memberikan pemahaman pada anak-anak kita kalau segala nikmat yang kita miliki saat pandemi ini adalah privilese yang tidak dapat dinikmati semua orang. Kesempatan orang tua mereka yang tetap dapat bekerja dari rumah dan mendapatkan gaji tetap; kesempatan mereka dapat tetap belajar di rumah dengan akses internet yang memadai; tetap dapat tinggal di rumah dengan nyaman dengan kebutuhan pokok yang terpenuhi merupakan hal yang tidak semua orang dapatkan di masa pandemi ini.

Setelah memberikan pemahaman mengenai kondisi dunia pada masa pandemi korona dan menumbuhkan rasa syukur atas segala yang dapat mereka nikmati, perlahan kita dapat menumbuhkan empati mereka terhadap orang-orang yang tidak beruntung. Kita dapat mengajarkan pentingnya bantuan sekecil apapun bagi mereka yang kurang beruntung. Tidak perlu jauh-jauh, mungkin kita dapat mendorong anak-anak kita untuk berempati dan peduli pada tetangga atau teman sekelas atau satu sekolah mereka yang kurang mampu dan yang terdampak pandemi korona ini.

Mengajak Anak Membayangkan Berada Di Posisi Orang Lain

Melatih empati anak juga dapat dilakukan dengan mengajak mereka membayangkan diri mereka berada di posisi orang lain yang terdampak pandemi korona. Misalnya, kita dapat mengajak anak kita membayangkan apa yang akan terjadi pada mereka seandainya kita, orang tua mereka, kehilangan pekerjaan karena di-PHK. Atau dengan mengajak mereka membayangkan diri mereka menjadi anak-anak dari keluarga yang tidak mampu dan harus tetap bertahan hidup di masa sulit ini. Dengan demikian, anak-anak bisa melatih rasa empati dan kepedulian mereka terhadap orang-orang di sekitar mereka, yang membutuhkan bantuan mereka.

Ingatkan Peran Orang Lain Di Sekitar Mereka

Melatih empati anak-anak juga dapat dilakukan dengan mengajak mereka mengamati para pekerja yang harus tetap bekerja di luar rumah selama masa pandemi korona berlangsung. Misalnya, kita bisa mengajak mereka mengamati para petugas kebersihan yang menyapu atau mengambil sampah di depan rumah kita, padahal mereka bisa rentan terinfeksi virus korona. Sambil mengamati para petugas kebersihan tersebut, kita ingatkan bagaimana peran mereka sangat penting dalam menjaga kebersihan di sekitar rumah kita dan kita juga dapat mengajarkan untuk berbagi dengan para petugas kebersihan tersebut. Entah bantuan tersebut dapat berupa uang untuk membeli kebutuhan pokok keluarga mereka atau berbagi masker dan hand sanitizer agar mereka tetap dapat menjaga diri selama bertugas menjaga kebersihan. 

Mengajari Anak Untuk Berbagi

Rasa empati terhadap mereka yang kurang beruntung atau terdampak pandemi korona, tentu tidak ada artinya tanpa rasa kepedulian sosial. Kepedulian sosial anak-anak kita ini dapat kita latih dengan berbagai cara. Misalnya, dengan menyisihkan uang atau tabungan mereka untuk membagikan sembako atau makanan di depan rumah kita bagi mereka yang membutuhkan atau bagi teman-teman sekelas atau satu sekolah mereka. Atau kita juga dapat mengajari mereka untuk berbagi makanan yang mereka pesan melalui aplikasi ojek daring dengan kurir yang mengantarkan makanan tersebut.

Selain itu, kita juga dapat mendorong anak-anak kita untuk peduli kepada para tenaga medis yang berjuang selama masa pandemi korona. Dengan mengajarkan anak-anak kita menyisihkan sebagian uang atau tabungan mereka untuk menyumbang pembelian alat pelindung diri (APD) yang layak dan aman bagi para tenaga medis, anak-anak kita turut mengurangi risiko para pekerja medis terdampak virus korona selama mereka bertugas. Kita juga dapat menjelaskan dengan menyumbangkan sebagian uang atau tabungan mereka ini, mereka turut membantu menekan penyebaran virus korona di Indonesia.

Menjadi Teladan Bagi Anak-Anak Kita

Hal yang terpenting dan harus kita lakukan dalam menumbuhkan empati anak-anak, tentu saja, dengan menjadi teladan yang baik bagi mereka. Dengan memberi contoh nyata dalam berempati dan memberikan bantuan pada mereka yang membutuhkan di masa pandemi ini, niscaya rasa empati anak-anak kita akan berkembang dengan baik. Mereka juga akan terdorong untuk melibatkan diri dalam berbagai aksi kepedulian sosial. Bahkan mungkin mereka akan jadi pencetus aksi kepedulian sosial tersebut.

Itulah beberapa cara yang dapat kita lakukan untuk melatih rasa empati dan kepedulian sosial anak-anak kita selama kita berada di rumah saja.

Penulis: Salman Hakim Darwadi

Matangkan persiapan belajarmu dengan aplikasi Pahamify. Download aplikasinya disini


Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tonton video belajar yang asyik, latihan soal, dan dapatkan motivasi dan tips belajar langsung dari smartphone kamu dengan aplikasi belajar online Pahamify.

© 2020 Pahamify. All rights reserved.

Home

Pembelian

Blog