Pahamifren, sebelumnya kamu sudah membaca artikel Teks Laporan Hasil Observasi ini kan? Nah, kali ini Pahamify Blog akan mengajak kamu untuk membahas Materi Bahasa Indonesia Kelas 10 mengenai Teks Eksposisi dan Strukturnya. Simak baik-baik artikel ini ya, Pahamifren.

Pengertian Teks Eksposisi

Teks eksposisi adalah suatu paragraf atau karangan yang memuat informasi dan pengetahuan yang disajikan secara singkat, padat dan akurat. Teks eksposisi juga bisa diartikan sebagai teks yang memiliki fungsi menyampaikan gagasan-gagasan atau pemikiran-pemikiran tentang suatu topik.

Teks eksposisi dan strukturnya memuat data dan fakta yang terjadi sebenar-benarnya.

Perlu diketahui, teks eksposisi ini sifatnya ilmiah Pahamifren, biasanya digunakan ketika seseorang melakukan kegiatan diskusi dalam forum seminar. Teks eksposisi juga digunakan ketika menyatakan argumennya dalam debat. Kaidah teks eksposisi ini ditulis atau diucapkan dengan struktur yang   singkat, padat dan jelas agar mudah dipahami oleh pembacanya.

Tujuan Teks Eksposisi

Setiap tulisan pasti memiliki tujuan tertentu, begitu juga dengan penulisan teks eksposisi, Pahamifren. Secara umum, tujuan dari teks eksposisi adalah menjelaskan dan menyampaikan informasi yang memuat pengetahuan, secara rinci dan terstruktur dengan dasar argumentasi yang kuat.

Struktur Teks Eksposisi

Membahas teks eksposisi tentu tak bisa lepas dari strukturnya, sebagai berikut:

  • Tesis 

Tesis atau pernyataan pendapat adalah bagian pembuka dari teks eksposisi. Bagian ini berisi gagasan utama yang ingin disampaikan berdasarkan fakta yang ada pada masalah yang diangkat.

  • Argumentasi 

Argumentasi digunakan sebagai unsur penjelas yang mendukung tesis. Bagian ini berisi penjelasan yang lebih lengkap dari tesis yang dikemukakan pada pembuka teks. Umumnya berupa data hasil temuan, pernyataan ahli, alasan logis, dan fakta-fakta yang terjadi berkaitan dengan masalah yang dipaparkan. 

  • Penegasan ulang

Sesuai namanya, bagian ini bertujuan untuk menegaskan kembali, atau menguatkan pendapat yang sudah disampaikan di awal. Penegasan ulang juga memuat tentang rekomendasi atau saran dari permasalahan yang diangkat.

Ciri-Ciri Teks Eksposisi

Berikut ini merupakan ciri-ciri teks eksposisi:

Berisi Informasi dan Pengetahuan

Teks eksposisi harus memuat tentang informasi yang mengandung pengetahuan. Saat kamu membuat teks eksposisi, pastikan bahwa teks yang kamu buat sudah mengandung informasi penting yang berguna sebagai pengetahuan bagi pembacanya.

Ilustrasi siswa sedang menjelaskan hasil penelitian.

Penulisan Yang Singkat, Padat dan To The Point

Jika kamu perhatikan, teks eksposisi dan strukturnya memiliki penulisan yang singkat, padat dan to the point atau lugas. Jadi, saat kamu membuat teks eksposisi usahakan agar pembahasan yang kamu jelaskan tidak keluar dari topiknya ya. Bahaslah poin-poin penting yang benar-benar diperlukan dalam masalah yang kamu angkat pada teks eksposisi.

Objektif dan Tidak Memihak

Poin ini sangat penting diperhatikan dalam membuat teks eksposisi. Pastikan teks yang kamu buat berisi informasi yang objektif tanpa memaksakan opinimu ya, Pahamifren. Dalam membuat teks eksposisi, kamu tidak dibolehkan memasukkan pendapat pribadi yang dapat menggiring opini pembaca.

Buat kamu yang ingin menulis teks eksposisi, poin ini harus kamu camkan baik-baik. Kamu tidak bisa memasukkan opinimu yang bisa menggiring opini pembaca nantinya. Teks eksposisi hanya berisikan informasi saja. Hanya informasi, tanpa opini dan pendapat pribadi. 

Kaidah Kebahasaan Teks Eksposisi

Selain ciri-ciri yang disampaikan tadi, membahas teks eksposisi dan strukturnya kurang lengkap tanpa mengetahui kaidah kebahasaan teks eksposisi, sebagai berikut:

Ilustrasi siswa sedang menyusun teks eksposisi.
  • Menggunakan Bahasa Yang Baku

Poin pertama ini sangat penting kamu perhatikan dalam teks eksposisi dan strukturnya. Karena bersifat objektif dan berisi fakta, teks eksposisi harus menggunakan bahasa yang baku alias formal.

  • Menyatakan Pendapat

Kamu diperbolehkan untuk menyatakan pendapat pada teks eksposisi. Namun, saat mengutarakan pendapat, usahakan jika pendapat kamu sudah dilengkapi oleh fakta dan data yang akurat. Misalnya dari hasil penelitian, data dari lembaga pemerintahan dan lain sebagainya.

  • Menggunakan Pronomina Atau Kata Ganti

Kata ganti adalah jenis kata yang digunakan untuk menggantikan posisi kata benda atau orang dalam sebuah kalimat, contohnya: saya,kita, kami, mereka.

  • Menggunakan Nomina Atau Kata Benda 

Kata benda adalah kata yang mengacu pada benda nyata atau abstrak seperti gambar, meja, rumah dan sebagainya. Dalam sebuah kalimat, kata benda berkedudukan sebagai subjek.  

  • Verba atau kata kerja  

Verba atau yang biasa disebut kata kerja merupakan kata yang mengandung makna dasar perbuatan, proses atau keadaan yang bukan sifat. Dalam kalimat biasanya berfungsi sebagai predikat.

  • Menggunakan konjungsi atau kata sambung 

Jenis kata ini digunakan untuk menghubungkan antar kata, ungkapan atau kalimat ,selain itu konjungsi juga digunakan untuk memperkuat argumentasi dalam pembuatan teks eksposisi.

Penyususan Teks Eksposisi

Dalam menyusun teks eksposisi ada beberapa hal-hal penting yang harus kamu lakukan yaitu:

Menentukan Topik dan Gagasan Utama 

Pada langkah awal ini, kamu harus menentukan tema atau topik yang akan dibahas dalam teks eksposisi. Tentukanlah gagasan utama yang akan diangkat menjadi masalah yang akan dibahas.

Menentukan Tujuan 

Setelah menentukan topik yang akan dibahas, kamu harus memiliki tujuan utama yang ingin kamu targetkan dari penyusunan teks eksposisi. Buatlah penjelasan atau pemahaman tentang informasi dan pengetahuan baru kepada pembaca. 

Mengumpulkan Data Pendukung

Ingat, dalam teks eksposisi dan strukturnya, data yang faktual wajib hukumnya. Jangan asal memasukkan gagasan atau pendapat, tanpa didasari data yang objektif berdasarkan fakta yang terjadi.

Penyusunan teks eksposisi dan strukturnya secara benar, dapat digunakan untuk menyampaikan penelitian dan diskusi ilmiah.

Contoh Teks Eksposisi Singkat

Agar kamu lebih paham, Pahamify Blog sudah merangkum beberapa contoh teks eksposisi nih. Sebagai berikut:

Contoh Teks Eksposisi Tentang Lingkungan

  • Tesis

Pencemaran lingkungan menjadi masalah yang belum terselesaikan hingga saat ini. Seperti yang diketahui, pencemaran lingkungan terparah disebabkan oleh sampah plastik. Sumber sampah plastik yang paling banyak mencemari lingkungan berasal dari rumah tangga. Tingkat populasi masyarakat yang terus naik, berpengaruh pula pada kenaikan penggunakan bahan plastik di rumah tangga. Sehingga, plastik yang tidak terpakai menjadi sampah yang mencemari lingkungan.

  • Argumentasi

Jika dikelola secara baik, pencemaran lingkungan akibat sampah plastik sebenarnya bisa diatasi. Salah satu cara yang paling mudah adalah dengan memanfaatkan kembali sampah plastik menjadi sesuatu yang berguna. Misalnya mendaur ulang botol plastik bekas menjadi kerajinan tangan, atau mengolahnya kembali menjadi bijih plastik.

  • Penegasan Ulang

Masalah pencemaran lingkungan akibat sampah plastik telah menjadi masalah bersama. Pengelolaan sampah yang baik, ditunjang dengan program 3R yaitu Reduce, Reuse dan Recycle dapat menjadi solusi terbaik untuk mengatasi sampah plastik. 

Contoh Teks Eksposisi Tentang Ekonomi

  • Tesis

Masalah ekonomi tidak bisa lepas dari kehidupan sehari-hari. Penyebab utama masalah ekonomi adalah ketidakseimbangan antara kebutuhan dan sumber daya yang terbatas. Keinginan dan kebutuhan manusia yang semakin meningkat juga menjadi pemicu utama masalah ekonomi di Indonesia.

  • Argumentasi

Sebenarnya, masalah ekonomi yang terjadi di Indonesia bisa diminimalkan dengan pola hidup minimalis. Dengan mengurangi tingkat konsumsi pada barang yang tidak terlalu penting, masyarakat Indonesia bisa lebih menghemat dan mengalokasikan penghasilannya kepada hal yang lebih produktif. Misalnya dengan investasi saham atau reksadana.

  • Penegasan Ulang

Untuk mengatasi masalah ekonomi, masyarakat Indonesia perlu mengenal pola hidup minimalis. Tak hanya sebagai tren, pola hidup ini juga berfokus untuk mengalokasikan pendapatan pada kebutuhan yang lebih penting. 

Ilustrasi siswa sedang mengumpulkan data-data ilmiah.

Contoh Teks Eksposisi Tentang Pendidikan

  • Tesis

Kesulitan dalam memahami materi belajar menjadi masalah yang sering dihadapi para siswa. Untuk mengatasi masalah tersebut, siswa bisa menerapkan teknik belajar Pomodoro. Metode manajemen waktu belajar yang dikembangkan oleh Francesco Cirillo di tahun 1980-an ini dinilai efektif untuk meningkatkan konsentrasi belajar.

  • Argumentasi

Jika diamati, teknik Pomodoro ini berfokus pada interval waktu belajar. Dengan jendela belajar ini, siswa dapat memanfaatkannya untuk latihan soal atau mengerjakan tugas yang diberikan guru. Penerapan interval atau jendela belajar ini membuat siswa lebih fokus sekaligus nyaman saat belajar.

  • Penegasan Ulang

Interval waktu belajar yang diterapkan pada teknik Pomodoro, dapat menjadi solusi bagi siswa yang mengalami kesulitan belajar. Teknik Pomodoro membatasi interval waktu belajar selama 25 menit dengan jeda 5 menit setiap intervalnya. Dengan jendela belajar ini, siswa akan lebih fokus mengerjakan soal atau tugas-tugas yang diberikan. 

Nah, itulah pembahasan mengenai Teks Eksposisi dan Strukturnya yang bisa kamu jadikan referensi. Bagi kamu yang ingin mendapatkan materi pelajaran SMA dengan cara mudah dan menyenangkan, kamu bisa mengunduh platform belajar online Pahamify.

Penulis: Alya Rizkia Zahra

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

download-hero-image

Mobile Version

Desktop Beta Version