Ikuti Try Out Online UTBK Pada 29 Oktober - 02 November 2020

Halo, Pahamifren. Semoga kamu selalu dalam keadaan baik, sehat dan bahagia, dimanapun kamu berada. Artikel pelajaran ekonomi kali ini akan membahas mengenai Keseimbangan dan Pengertian Struktur Pasar.  Pasar, sebagaimana kamu sering mendengar, melihat dan bahkan mengunjunginya, adalah tempat bertemunya antara penjual dan pembeli untuk melakukan transaksi jual beli barang ataupun jasa baik di pasar Tradisional maupun Pasar Modern.

Selain sering dibahas di pelajaran ekonomi, pasar telah berkembang menjadi jauh lebih kompleks. Dengan kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi era digital sekarang ini, sahabat Pahamifren pasti juga sudah mengetahui adanya pasar “Virtual” atau e-commerce bukan? Yaitu pasar online berbasis Internet yang mana transaksi jual belinya tidak mengharuskan bertemunya antara Penjual dan Pembeli, dan dengan transaksi sistem pembayaran transfer antar rekening bank dan atau menggunakan Digital Payment, ataupun pembayaran dengan cara COD (Cash on Delivery) dengan pembayaran cash setelah adanya pengiriman dan penerimaan barang di lokasi yang telah ditentukan.

Nah, tentunya terhadap metode pembayaran transaksi barang atau jasa dari masing-masing jenis pasar tersebut diatas terjadi, setelah adanya kesepakatan antara penjual dan pembeli atas dasar saling adanya kepercayaan. Pasar Online inilah yang seringkali  disebut sebagai “Market Place.”

Dengan ulasan pasar tersebut diatas akan tersedia berbagai barang dan jasa yang ditawarkan di pasar oleh para produsen, distributor maupun agen penjualan atau para penjual tersebut sebagai Penawaran (Supply),  Lalu, terhadap kamu para sahabat Pahamifren sebagai para calon pembeli yang akan mempengaruhi daya beli sebagai Permintaan (Demand). Jika pemenuhan kebutuhan pembeli sesuai dengan keadaan barang atau jasa yang ada dengan harga yang normal, maka saat itulah terjadi keseimbangan pasar.

Nah, kira-kira, ketika mendengar kata ‘pasar,’ apa sih, yang ada di pikiran kamu? Apakah langsung membayangkan tentang jenis struktur pasar yang sering muncul di pelajaran ekonomi, atau hanya menawar barang atau membandingkan harga di tempat lain. Apalagi kalau harga kebutuhan pokok naik, ya! Lalu, apa sih, yang menyebabkan harga barang naik? kamu pasti pernah mendengar 2 kalimat yang selalu berdampingan, yaitu permintaan dan penawaran. Apa itu permintaan? Apa itu penawaran? Kita bahas satu persatu, yuk.

Penyebab Kenaikan Harga Barang

Permintaan

Permintaan terjadi, apabila kamu memiliki keinginan untuk membeli barang atau jasa yang tentunya disertai kemampuan untuk membayarnya. Permintaan adalah jumlah keseluruhan barang/jasa yang ingin dibeli oleh konsumen pada berbagai tingkat harga. Hukum permintaan menyatakan bahwa ketika harga suatu barang meningkat, ceteris paribus (faktor-faktor lain dianggap tetap), jumlah permintaan barang tersebut akan menurun dan sebaliknya jika harga suatu barang turun, maka jumlah permintaan barang akan naik. Maka hukumnya berbanding terbalik atau negative.

Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi Permintaan adalah Harga barang komplementer dan barang substitusi, Jumlah Pendapatan, Perubahan selera masyarakat, Perkiraan atau harapan masyarakat dan Hari Raya keagamaan.

Penawaran

Nah, Penawaran adalah kesediaan penjual untuk menyerahkan berbagai barang pada tingkat harga dalam waktu tertentu dan keadaan tertentu. Hukum penawaran menyatakan bahwa ketika harga suatu barang meningkat, maka akan terjadi ceteris paribus (faktor-faktor lain dianggap tidak ada perubahan). Dan jumlah penawaran barang tersebut juga akan meningkat. Dan sebaliknya, jika harga suatu barang turun, jumlah penawaran atau jumlah barang yang ditawarkan akan ikut turun juga. Maka bunyi hukumnya berbanding lurus/positif.

Beberapa faktor yang mempengaruhi Penawaran adalah : Harga, baik barang itu sendiri maupun harga barang lain yang terkait, Biaya produksi, Tingkat Teknologi, Jumlah Produsen, Kebijakan Pemerintah, Faktor Alam dan Prediksi Produsen tentang Kondisi pada Masa Mendatang. Lalu apa yang disebut dengan Struktur Pasar ya? Yaitu merupakan penggolongan pasar berdasarkan strukturnya yang dibagi dalam beberapa bagian :

  1. Pasar Persaingan Sempurna
  2. Pasar Persaingan Tidak Sempurna, terdiri dari:  Pasar Monopoli,  Pasar Oligopoli, Pasar Duopoli, Pasar Persaingan Monopolistik, Pasar Monopsoni, Pasar Oligopsoni

Keseimbangan yang terjadi pada Pasar sangat penting terjadi guna mendapatkan kurva permintaan-penawaran berjalan dengan normal. Jika tidak terjadi keseimbangan maka kurva yang ada pun tidak seimbang, harga dan permintaan pasar bisa menjadi terlalu naik atau menurun drastis.

Oke temen-temen kali ini kita udah bahas Keseimbangan dan Struktur Pasar dan apa itu permintaan, penawaran dan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi permintaan dan penawaran. Kalau mau mempelajari lebih lanjut dan lebih asyik, kamu bisa mempelajarinya di aplikasi Pahamify. Apalagi Pahamify lagi punya promo diskon sebesar 80% untuk paket belajar selama 3 dan 6 bulan. Kamu bisa mengakses ribuan video pembelajaran SMA jurusan IPA dan IPS, rangkuman materi, kumpulan soal dan pembahasan, tips belajar, dan masih banyak lagi. Tunggu apalagi? Buruan kamu unduh aplikasi Pahamify sekarang juga!

Penulis : Alya Rizkia Zahra


Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tonton video belajar yang asyik, latihan soal, dan dapatkan motivasi dan tips belajar langsung dari smartphone kamu dengan aplikasi belajar online Pahamify.

© 2020 Pahamify. All rights reserved.

Home

Pembelian

Blog